• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Disdik Kabupaten Bekasi Dorong Pemerataan Bantuan CSR agar Tak Menumpuk di Satu Sekolah

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 16 Oktober 2026, 12:23 WIB Last Updated 2026-10-18T05:24:00Z
    Ket.foto : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berupaya mendorong pemerataan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) agar dapat menjangkau sekolah-sekolah yang benar-benar membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pendidikan.

    Upaya tersebut dilakukan melalui pendataan kebutuhan sekolah yang dikoordinasikan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan koordinasi tersebut penting agar penyaluran bantuan dari dunia usaha lebih terarah dan tidak terpusat pada sekolah tertentu.

    Menurut Imam, pendataan kebutuhan sekolah terus diperbarui untuk memastikan bantuan CSR dapat dimanfaatkan secara lebih merata.

    “Data bantuan ini masih dinamis. Ada perusahaan yang langsung turun ke sekolah, melihat kebutuhan, melakukan pendataan, kemudian mengeksekusi bantuannya. Namun, bantuan seperti itu belum seluruhnya tercatat dengan baik di Bappeda,” ujar Imam, Jumat (16/10/2026).

    Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan bertugas menghimpun informasi kebutuhan sekolah, sedangkan Bappeda membantu mengoordinasikan data tersebut dengan perusahaan yang ingin menyalurkan bantuan CSR.

    Melalui mekanisme ini, pemerintah daerah berharap tidak terjadi penumpukan bantuan di sekolah yang sama, sementara sekolah lain masih membutuhkan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

    Imam menyebut sejumlah perusahaan telah berkontribusi dalam mendukung sektor pendidikan di Kabupaten Bekasi, di antaranya PT Harosa dan Suzuki.

    Ia menegaskan, pemerintah daerah menyediakan data kebutuhan sebagai bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam menentukan sekolah penerima bantuan, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan masing-masing perusahaan.

    “Kami menyiapkan data bersama Bappeda, kemudian perusahaan memilih sekolah mana yang akan dibantu sesuai dengan kemampuan perusahaan. Kami memberikan informasi mengenai kebutuhan sekolah sebagai bahan pertimbangan,” jelasnya.

    Imam berharap keterlibatan dunia usaha melalui program CSR terus meningkat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Bekasi.

    Dengan koordinasi dan pendataan yang lebih baik, bantuan CSR diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, dan mampu menjangkau sekolah-sekolah yang membutuhkan. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +