• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    DPRD Kota Bekasi Soroti Kebutuhan Pekerja Sosial, Minta Data Jadi Dasar Kebijakan

    Liputanbhagasasi
    Senin, 07 September 2026, 15:00 WIB Last Updated 2026-09-08T02:51:07Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, mendorong penguatan keberadaan dan kebutuhan pekerja sosial masyarakat (IPSM) Kota Bekasi sebagai bagian penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Faisal saat menerima audiensi pengurus IPSM Kota Bekasi yang dipimpin Ketua Umum Rani Dwi Riani, di Ruang Aspirasi DPRD Kota Bekasi, Senin (7/9/2026).

    Menurut Faisal, berbagai persoalan sosial yang ditangani pekerja sosial, mulai dari orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lansia hingga anak putus sekolah, perlu mendapatkan dukungan berbasis data yang jelas. Data tersebut dinilai penting agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran pemerintah.

    Faisal juga meminta IPSM merapikan struktur kerja sekaligus memperbarui proposal dengan memasukkan data riil mengenai jumlah kebutuhan SDM, fasilitas, kebutuhan operasional hingga proyeksi anggaran yang diperlukan melalui Dinas Sosial.

    “Yang paling penting, proposal itu dirapikan dulu. Data-datanya harus jelas, mulai dari ODGJ, lansia, kebutuhan SDM sampai kebutuhan anggarannya. Kalau semuanya sudah lengkap, kita bisa dorong bersama-sama supaya pelayanannya lebih cepat,” ujarnya.

    Selain persoalan ODGJ dan lansia, pembahasan juga mencakup kebutuhan fasilitas bagi anak putus sekolah agar dapat mengakses pendidikan melalui jalur Paket.

    IPSM juga menyampaikan kebutuhan kendaraan ambulans untuk mendukung mobilitas pekerja sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Faisal menilai optimalisasi layanan Puskesmas 24 jam juga perlu menjadi perhatian, terutama untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

    Ia menegaskan, kebutuhan tersebut harus disusun berdasarkan skala prioritas dan kondisi riil di lapangan.

    “Jangan hanya menyampaikan kebutuhan, tetapi harus terlihat datanya, berapa kebutuhannya dan apa yang paling mendesak. Dari situ kita bisa melihat mana yang harus diprioritaskan,” katanya.

    Faisal menekankan pentingnya sinergi antara DPRD Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi dan IPSM agar berbagai persoalan sosial tidak berhenti pada pendataan maupun penyampaian aspirasi.

    Menurutnya, keberadaan pekerja sosial di tengah masyarakat sangat penting karena mereka berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penanganan konkret.

    Karena itu, dukungan terhadap kapasitas dan kebutuhan operasional IPSM juga perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

    “IPSM ini bekerja langsung di masyarakat. Karena itu, kebutuhannya harus kita lihat secara nyata,” ujar Faisal.

    Penguatan sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan sosial sekaligus mempercepat penanganan masyarakat yang membutuhkan bantuan di wilayah Kota Bekasi. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +