Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Bundo Kanduang DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Bekasi menggelar Festival dan Pagelaran Budaya Nusantara 2026 di halaman Museum Gedung Juang Tambun, Kabupaten Bekasi, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut masih dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan diikuti oleh perwakilan 23 DPC IKM se-Kabupaten Bekasi.
Festival yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB itu dimeriahkan berbagai kegiatan, di antaranya lomba mewarnai, lomba tari tradisional, lomba paduan suara, serta sejumlah perlombaan dan pertunjukan budaya lainnya.
Ketua Bundo Kanduang DPD IKM Kabupaten Bekasi, Devi Alvera, S.S., mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan kebudayaan Minangkabau di tanah rantau.
Menurutnya, Bundo Kanduang di perantauan memiliki peran penting sebagai wadah pelestarian budaya Minangkabau, perekat persaudaraan sesama perantau, serta mitra strategis dalam menciptakan masyarakat Kabupaten Bekasi yang harmonis dan berbudaya.
“Bundo Kanduang di perantauan berfungsi sebagai wadah pelestarian budaya Minangkabau, perekat persaudaraan sesama perantau, serta mitra strategis untuk menciptakan masyarakat Kabupaten Bekasi yang harmonis dan berbudaya,” ujar Devi.
Festival tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat kabupaten bekasi khususnya perantau minang untuk mengenal dan mencintai seni serta budaya Nusantara. Kehadiran peserta dari 23 DPC menunjukkan tingginya antusiasme keluarga besar IKM dalam menjaga kebersamaan dan keberagaman budaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut artis legendaris asal Minangkabau, Ida Leman, yang turut menambah semarak rangkaian pagelaran budaya.
Dukungan terhadap kegiatan juga ditunjukkan melalui ucapan karangan bunga dari Ketua Umum DPP IKM Bundo Kanduang, Hj. Fahira Idris, yang juga merupakan Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta.
Melalui Festival dan Pagelaran Budaya Nusantara 2026, Bundo Kanduang DPD IKM Kabupaten Bekasi berharap nilai-nilai budaya, persaudaraan, dan semangat kebangsaan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat Kabupaten Bekasi yang harmonis. (Bachtiar/Red)










