• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Golkar Kabupaten Bekasi Matangkan Musda XI 2026, Ade Syukron Ditunjuk Pimpin Steering Committee

    Liputanbhagasasi
    Selasa, 11 Agustus 2026, 07:39 WIB Last Updated 2026-08-11T00:39:19Z

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor  Berita LBN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bekasi mulai mematangkan persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Tahapan awal ditandai dengan rapat pleno yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Cikarang, Kawasan Industri Jababeka 2, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (10/8/2026) malam.

    Rapat pleno tersebut menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Musda XI yang nantinya akan menjadi forum evaluasi sekaligus menentukan arah kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Bekasi ke depan.

    Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati pembentukan kepanitiaan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Pembentukan kedua unsur kepanitiaan ini menjadi tahapan awal untuk memastikan seluruh kebutuhan organisatoris dan teknis Musda dapat dipersiapkan secara terarah.

    Hasil rapat menetapkan Ade Syukron sebagai Ketua Steering Committee (SC). Sementara kepanitiaan Organizing Committee (OC) juga telah ditetapkan dalam rapat pleno.

    Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, S.M., M.M., mengatakan pembentukan kepanitiaan tersebut mendapat dukungan mayoritas peserta rapat pleno.

    “Alhamdulillah, pada rapat pleno ini kita sepakat membentuk kepanitiaan SC dan OC untuk Musda. Semua yang hadir, 99 persen, mendukung terbentuknya kepanitiaan Musda ini,” kata Marjuki seusai rapat pleno.

    Menurut Marjuki, pembentukan SC dan OC merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dapat dipersiapkan dengan matang dan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi.

    Ia berharap Musda XI tidak hanya dipandang sebagai agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan, kinerja, serta capaian Partai Golkar Kabupaten Bekasi selama periode sebelumnya.

    Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut adalah keberhasilan Partai Golkar Kabupaten Bekasi memperoleh 10 kursi DPRD Kabupaten Bekasi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya.

    Marjuki menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh kader, pengurus, struktur partai, serta para calon legislatif yang telah berjuang dalam kontestasi politik sebelumnya.

    “Tentu tahapannya dipersiapkan dengan baik, karena saya ingin Musda di Kabupaten Bekasi ini menjadi ajang apresiasi terhadap kinerja Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang berhasil meraih 10 kursi pada Pileg lalu, bukan ajang hadap-hadapan,” tegasnya.

    Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi modal penting bagi Partai Golkar Kabupaten Bekasi untuk semakin memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kinerja politik di masa mendatang.

    Menjelang pelaksanaan Musda XI, Marjuki juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga suasana organisasi tetap kondusif.

    Ia menilai perbedaan pandangan maupun dinamika dalam sebuah organisasi politik merupakan sesuatu yang wajar. Namun, setiap perbedaan harus disikapi secara dewasa dengan tetap mengedepankan persatuan dan kepentingan partai.

    Marjuki berharap seluruh tahapan Musda dapat berlangsung secara tertib, demokratis, serta menjunjung tinggi mekanisme organisasi. “Kita fokus terhadap pelaksanaan, bagaimana Musda kita menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

    Ia juga memastikan bahwa hingga rapat pleno berlangsung tidak terdapat penolakan terhadap pembentukan kepanitiaan Musda XI. “Sejauh ini tidak ada yang kontra,” katanya.

    Dengan terbentuknya SC dan OC, persiapan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Bekasi kini memasuki tahapan yang lebih konkret. Masing-masing kepanitiaan akan menjalankan tugas sesuai fungsi untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis maupun organisatoris menuju pelaksanaan Musda.

    Sementara itu, Ade Syukron, yang dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, menyambut amanah tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas yang telah diberikan melalui rapat pleno.

    Saat dikonfirmasi awak media Liputan Bhagasasi News (LBN) melalui sambungan selular, Ade menegaskan bahwa SC akan menjalankan tugas dengan mengedepankan mekanisme organisasi serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.

    Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Musda bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi membutuhkan dukungan seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

    Pembentukan SC dan OC diharapkan dapat mempercepat proses persiapan sehingga seluruh tahapan menuju Musda XI dapat berjalan secara terstruktur, transparan, tertib, dan sesuai ketentuan organisasi.

    Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi nantinya diharapkan menjadi forum penting untuk menentukan arah perjalanan organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.

    Selain menentukan kepengurusan untuk periode mendatang, Musda juga akan menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai capaian politik Partai Golkar Kabupaten Bekasi, termasuk keberhasilan memperoleh 10 kursi DPRD Kabupaten Bekasi.

    Dengan semangat konsolidasi dan kebersamaan, Partai Golkar Kabupaten Bekasi diharapkan mampu mempertahankan soliditas struktur organisasi serta meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

    Persiapan yang mulai dilakukan sejak rapat pleno tersebut menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi 2026, dengan harapan seluruh proses dapat berjalan demokratis, tertib, kondusif, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai serta masyarakat Kabupaten Bekasi. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +