Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Satria Mekar periode 2026–2034 semakin menarik dengan hadirnya figur muda Abudin yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa di Kantor Panitia Pilkades Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (6/8/2026).
Kehadiran Abudin sebagai salah satu kandidat menambah dinamika persaingan Pilkades yang diprediksi berlangsung kompetitif. Dikenal sebagai aktivis muda Bekasi sekaligus tokoh pemuda di Desa Satria Mekar, Abidin membawa semangat perubahan melalui visi pembangunan desa yang berorientasi pada kemajuan, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
Ketua Tim Pemenangan Abudin, Jaenal Arifin, mengatakan bahwa pencalonan Abudin didasarkan pada keinginan kuat untuk menghadirkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan desa di masa mendatang.
Menurutnya, Abudin mengusung konsep pembangunan dengan slogan RAPIH, yang merupakan akronim dari Religius, Amanah, Patriotis, Intelektual, dan Humanis.
"Demi terwujudnya masyarakat Desa Satria Mekar yang mandiri, sejahtera, berkepribadian luhur, berbudaya, dan sadar hukum yang berlandaskan nilai religius, amanah, patriotis, intelektual, dan humanis, kami mengusung konsep RAPIH sebagai arah pembangunan desa ke depan," ujar Jaenal Arifin.
Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas, serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, tim pemenangan juga berkomitmen memperkuat kehidupan sosial melalui peningkatan nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan antarwarga, serta memperkokoh toleransi sebagai modal utama dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Usai menyerahkan seluruh dokumen persyaratan kepada panitia Pilkades, Abudin menyampaikan rasa syukur karena berkas pencalonannya telah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan administrasi.
Selanjutnya, dirinya akan mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia, termasuk tes wawancara yang dijadwalkan mulai 27 Agustus 2026 sebelum penetapan calon kepala desa tetap.
"Hari ini saya telah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon kepala desa dan dinyatakan lengkap oleh panitia. Selanjutnya, saya siap mengikuti tahapan tes wawancara yang dijadwalkan mulai 27 Agustus 2026 mendatang untuk penetapan calon tetap," ujar Abudin melalui keterangan yang disampaikan via WhatsApp.
Sebagai kandidat termuda dari delapan bakal calon yang mendaftar, pemuda asal Kampung Pisangan tersebut mengaku optimistis mampu mengikuti seluruh tahapan Pilkades secara baik dan bersaing secara sehat bersama kandidat lainnya.
Menurutnya, usia muda bukanlah hambatan untuk memimpin desa, melainkan menjadi energi baru dalam menghadirkan inovasi, pelayanan publik yang lebih baik, serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Abudin menilai pengalaman yang dimilikinya selama aktif di berbagai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, hingga organisasi kemasyarakatan menjadi bekal penting dalam membangun kepemimpinan yang komunikatif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Ia meyakini pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa semata, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, perempuan, hingga kalangan pelaku usaha dan kelompok tani.
Dalam pencalonannya, Abudin mengusung visi untuk mewujudkan Desa Satria Mekar yang mandiri, sejahtera, berkepribadian luhur, berbudaya, serta sadar hukum.
Menurutnya, konsep tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan desa apabila mendapat amanah dari masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Pilkades, Abudin juga mengajak seluruh masyarakat Desa Satria Mekar untuk menjaga persatuan dan menciptakan suasana demokrasi yang damai serta penuh rasa kekeluargaan.
Ia berharap seluruh warga dapat menggunakan hak pilih secara bijaksana demi menentukan pemimpin yang mampu membawa desa menuju kemajuan.
"Saya berharap masyarakat Desa Satria Mekar dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak demi menentukan arah pembangunan desa selama delapan tahun ke depan agar lebih RAPIH," pungkas Abudin.
Pilkades Desa Satria Mekar periode 2026–2034 diperkirakan akan menjadi salah satu kontestasi politik desa yang menarik perhatian masyarakat Kecamatan Tambun Utara. Dengan hadirnya sejumlah kandidat dari berbagai latar belakang, masyarakat diharapkan dapat memilih pemimpin terbaik yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen kuat dalam membangun desa menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Bachtiar/Red)


.png)


.jpeg)



