• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Reses II Samuel Sitompul Dikemas dengan Turnamen Catur, Serap Aspirasi Warga Duren Jaya dan Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 12 Juli 2026, 11:30 WIB Last Updated 2026-07-12T07:31:59Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, sekaligus Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Samuel Sitompul, S.H., M.H., menghadirkan suasana berbeda dalam pelaksanaan Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun 2026. Tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi masyarakat, kegiatan reses kali ini dikemas melalui turnamen catur yang diikuti ratusan warga di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (12/7/2026).

    Turnamen yang digelar di lingkungan RT 003/RW 006 tersebut diikuti sekitar 200 peserta, seluruhnya merupakan warga setempat. Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena selain menjadi ajang silaturahmi, juga menjadi sarana hiburan sekaligus pembinaan olahraga berpikir.

    Samuel menjelaskan bahwa konsep reses yang dipadukan dengan turnamen catur sengaja dipilih agar kegiatan penyerapan aspirasi berlangsung lebih dekat dengan masyarakat dan mampu melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

    Menurut Samuel Sitompul, penyelenggaraan turnamen tersebut bertepatan dengan dua momentum penting, yakni Bulan Bung Karno serta menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    "Kenapa saya buat ini? Ada dua faktor momennya. Pertama, memperingati Bulan Bung Karno. Kemudian yang kedua, menjelang Agustusan. Kalau Agustus saya pasti sibuk keliling wilayah-wilayah, jadi saya buat sekarang saja," ujar Samuel.

    Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan lebih awal juga bertujuan agar tidak berbenturan dengan berbagai agenda masyarakat yang biasanya semakin padat memasuki bulan Agustus

    Dengan demikian, warga dapat mengikuti kegiatan secara maksimal tanpa mengganggu aktivitas lingkungan lainnya.

    Samuel menegaskan bahwa turnamen catur tersebut diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya pendaftaran.

    Baginya, kegiatan tersebut merupakan bentuk hiburan rakyat sekaligus upaya mendorong lahirnya bibit-bibit atlet catur dari Kota Bekasi.

    "Ini gratis, tidak ada biaya pendaftaran. Kita buat sebagai hiburan rakyat. Harapannya dari sini bisa muncul atlet-atlet catur Kota Bekasi yang hebat," katanya.

    Ia juga menilai olahraga catur memiliki manfaat besar dalam membentuk karakter seseorang karena mampu melatih kemampuan berpikir, konsentrasi, kedisiplinan, serta ketepatan dalam mengambil keputusan.

    "Mengasah kemampuan, skill kita, dan dengan mengasah kemampuan maka tumbuh disiplin. Dengan disiplin insyaallah kita jadi juara dan jadi Grand Master seperti Bapak Utut Adianto, idola saya," pesan Samuel kepada para peserta.

    Di sela-sela pelaksanaan turnamen, Samuel tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai wakil rakyat dengan berdialog dan menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

    Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari kebutuhan pembangunan lingkungan hingga sektor pendidikan yang saat ini menjadi perhatian banyak orang tua.

    Salah satu isu yang paling banyak disampaikan adalah mengenai akses pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Samuel mengungkapkan, sejumlah orang tua merasa khawatir karena anak-anak mereka belum memperoleh sekolah untuk melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru.

    "Banyak aspirasi hari ini, terutama dari SMP swasta. Orang tuanya khawatir anaknya tidak dapat sekolah. Makanya tadi saya perjuangkan supaya mereka bisa sekolah di SMP swasta. Ada sekitar 30 anak tadi di Duren Jaya ini," jelasnya.

    Menurut Samuel, pendidikan merupakan hak setiap anak yang harus dijamin. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh anak di Kota Bekasi memperoleh akses pendidikan yang layak.

    Pelaksanaan Reses II yang dikemas dengan kegiatan olahraga mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih akrab sekaligus memberikan ruang positif bagi warga untuk berinteraksi dengan wakil rakyat.

    Melalui kegiatan tersebut, Samuel berharap reses tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi media pemberdayaan masyarakat, pembinaan olahraga, serta penguatan semangat kebersamaan di lingkungan.

    Ia menegaskan akan terus mengawal berbagai aspirasi yang diterima, khususnya di bidang pendidikan, agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi.

    Dengan memadukan olahraga, hiburan, dan dialog bersama masyarakat, Reses II Tahun 2026 di Duren Jaya menjadi contoh pendekatan yang lebih inklusif dan partisipatif. Selain mempererat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda berprestasi, baik di bidang olahraga maupun pendidikan. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +