• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Reses II DPRD Kota Bekasi 2026, Yenny Kristianti Serap Aspirasi Warga Jakasampurna, Hidroponik dan Pendopo Jadi Prioritas

    Liputanbhagasasi
    Sabtu, 11 Juli 2026, 23:30 WIB Last Updated 2026-07-11T17:25:50Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Anggota DPRD Kota Bekasi Yenny Kristianti, S.E., kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun 2026 untuk menyerap berbagai aspirasi warga. Kegiatan yang berlangsung di RW 08, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, pada Sabtu (11/07/2026) tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog bersama tokoh masyarakat serta warga setempat.

    Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yenny Kristianti menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional anggota legislatif untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat dan memperjuangkannya dalam kebijakan pembangunan daerah.

    "Melalui reses, kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat dapat didengar dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di DPRD Kota Bekasi. Komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga," ujar Yenny Kristianti.

    Dalam dialog yang berlangsung interaktif, salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga RW 08 Jakasampurna adalah harapan agar pemerintah dapat menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya hidroponik.

    Menurut tokoh masyarakat, program hidroponik dinilai memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan ketahanan pangan keluarga, mempercantik lingkungan, hingga membuka peluang usaha bagi masyarakat.

    Warga berharap adanya dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan, penyediaan sarana, pendampingan, serta bantuan peralatan sehingga program hidroponik dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

    Yenny Kristianti menyambut baik usulan tersebut dan menilai pemberdayaan berbasis hidroponik merupakan program yang sejalan dengan upaya meningkatkan kemandirian masyarakat serta mendukung pemanfaatan lahan yang terbatas di kawasan perkotaan.

    Selain program hidroponik, masyarakat juga mengusulkan pembangunan pendopo yang dapat difungsikan sebagai Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) sekaligus menjadi tempat berkumpulnya warga.

    Menurut warga, keberadaan pendopo sangat dibutuhkan sebagai pusat kegiatan kemasyarakatan, rapat lingkungan, pos keamanan, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya.

    Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antarwarga sekaligus meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kegiatan ronda malam yang lebih terorganisir.

    Menanggapi berbagai usulan tersebut, Yenny Kristianti menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi yang dinilai konstruktif dan berorientasi pada pemberdayaan lingkungan.

    Ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan didokumentasikan dan dibahas melalui mekanisme di DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

    Sebagai Wakil Ketua Komisi II yang membidangi sektor perekonomian, perdagangan, industri, serta pemberdayaan masyarakat, Yenny menyatakan akan terus mendorong program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat lingkungan.

    "Kami akan berupaya mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Harapannya, usulan mengenai pemberdayaan hidroponik maupun pembangunan pendopo dapat menjadi bagian dari program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga RW 08 Jakasampurna," katanya.

    Kegiatan Reses II di RW 08 Jakasampurna berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain menjadi forum penyerapan aspirasi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara anggota DPRD dengan masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam membangun komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan.

    Melalui reses, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan di lingkungannya, sementara anggota dewan memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan yang dihadapi warga sebagai dasar dalam memperjuangkan kebijakan pembangunan.

    Diharapkan berbagai aspirasi yang muncul dalam Reses II Tahun 2026 ini dapat ditindaklanjuti melalui program-program pemerintah daerah sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, produktif, dan sejahtera di wilayah Bekasi Barat. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +