Dalam sambutannya, Purwanto meminta seluruh kepala sekolah, pengawas, serta jajaran terkait untuk memastikan kondisi sekolah tetap bersih, sehat, dan layak sebagai tempat belajar. Ia menekankan bahwa lingkungan sekolah merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kenyamanan siswa.
“Sekolah harus menjadi ruang belajar yang bersih dan mencerminkan lingkungan pendidikan yang baik bagi anak-anak,” ujarnya.
Purwanto juga menegaskan bahwa kebersihan tidak boleh bergantung pada kondisi fisik bangunan maupun bantuan rehabilitasi dari pemerintah. Menurutnya, keterbatasan fasilitas tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan kebersihan lingkungan sekolah.
“Keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk mengabaikan kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini Dinas Pendidikan Jawa Barat tengah menyusun pedoman standardisasi pengelolaan lingkungan sekolah. Pedoman tersebut akan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sampah, sistem air limbah, penataan bangunan, hingga penghijauan lingkungan sekolah.
Kebijakan ini direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2026 dan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Purwanto juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sekolah guna memastikan standar kebersihan terpenuhi. Ia tidak segan memberikan teguran apabila menemukan kondisi yang tidak sesuai.
“Saya sering melakukan inspeksi langsung ke sekolah-sekolah dan memberikan teguran kalau menemukan kondisi yang tidak sesuai. Hal itu dilakukan semata-mata untuk perbaikan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Dalam suasana halalbihalal yang penuh kehangatan, Purwanto turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai Disdik Jabar. Ia mengakui bahwa dalam menjalankan tugas, dirinya kerap menetapkan target yang tinggi dan melakukan evaluasi secara ketat.
“Saya mohon maaf apabila sering menuntut Bapak-Ibu dengan target yang cepat atau menegur kondisi sekolah. Semua itu untuk kebaikan bersama,” ucapnya.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja keras dalam mencapai target kinerja. Ia berpesan agar kebersamaan dan silaturahmi terus dijaga sebagai kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Barat.
Acara halalbihalal ini dihadiri oleh seluruh pegawai dan pejabat struktural Disdik Jabar, baik secara daring maupun luring, serta dimeriahkan dengan penampilan siswa dari SMKN 10 Bandung. (Red)


.png)






