Liputanbhagasasi.com - Bekasi, Kantor Berita LBN - Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, H. M. Zaenal Abidin, menyayangkan kegaduhan dan konflik internal yang terus terjadi di tubuh PDAM Bhagasasi. Pihaknya menilai dinamika negatif pada jajaran manajemen tersebut berdampak buruk terhadap kinerja serta perkembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bekasi tersebut.
H. M. Zaenal Abidin menegaskan bahwa PDAM Bhagasasi dibiayai oleh APBD Kabupaten Bekasi yang bersumber dari pajak rakyat. Oleh karena itu, operasional perusahaan daerah seyogianya dikelola secara professional demi memberikan pelayanan optimal dan kontribusi positif bagi daerah, bukan justru terus menerus mengalami kerugian.
"Sangat disayangkan adanya kegaduhan di PDAM Bhagasasi. Bagaimana perusahaan mau maju dan tidak merugi kalau di dalamnya selalu ada konflik internal? PDAM ini dibiayai APBD dari uang rakyat," tegas H. M. Zaenal Abidin.
Melihat kondisi tersebut, Aliansi Ormas Bekasi meminta Penjabat (Plt) Bupati Bekasi untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas guna membenahi manajemen PDAM Bhagasasi.
Secara khusus, Zaenal menyoroti jabatan Direktur Umum (Dirum) PDAM Bhagasasi,Ia mendesak agar yang bersangkutan segera dicopot dan diganti demi menjaga stabilitas serta perbaikan kinerja BUMD tersebut ke depan.
"Kami berharap ada ketegasan dari Bapak Plt Bupati Bekasi untuk segera membenahi PDAM. Bila perlu, ganti semua manajemen yang ada di sana, terutama Direktur Umum, Pak Dr. Daud Husain Segera copot dan ganti agar kegaduhan ini tidak terus memalukan," tambahnya.
Aliansi Ormas Bekasi berharap pembenahan total dapat segera dilakukan agar PDAM Bhagasasi kembali fokus pada tugas utamanya dalam memberikan pelayanan air bersih yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
(Red)





.jpeg)



