• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


     

    Disbudpora Kabupaten Bekasi Gelar Festival Dalang Wayang Golek Purwa di Museum Gedung Juang 45

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 19 Desember 2025, 19:13 WIB Last Updated 2025-12-19T12:13:29Z


    Liputanbhagasasi.com - Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) menggelar Festival Dalang Wayang Golek Purwa dengan mengusung tema “Ngamumule Seni Pewayangan, Pikeun Ningkatkeun Seni Padalangan Kabupaten Bekasi”. Kegiatan ini berlangsung di halaman Museum Gedung Juang 45, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (19/12/2025).


    Festival tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi Tina Karini Suciati Santoso, S.T., M.Si., Kepala Bidang Kebudayaan Roro Rizpika, S.E., M.M., Ketua PEPADI Kabupaten Bekasi Manda Suhendra, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi H. Syaifulah, serta para peserta dalang wayang golek purwa dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi.


    Dalam sambutannya, Sekretaris Disbudpora Kabupaten Bekasi, Tina Karini Suciati Santoso, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam melestarikan seni dan budaya tradisional, khususnya seni pewayangan sebagai warisan budaya bangsa.


    “Festival Dalang Wayang Golek Purwa ini menjadi wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus sebagai upaya regenerasi dalang muda, agar seni tradisi tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi,” ujarnya.


    Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi serta apresiasi masyarakat terhadap seni budaya lokal. Melalui festival ini, diharapkan kecintaan generasi muda terhadap seni pewayangan semakin meningkat.


    Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora Kabupaten Bekasi, Roro Rizpika, menjelaskan bahwa festival ini diikuti oleh dalang muda maupun senior yang menampilkan pakeliran wayang golek purwa dengan berbagai lakon klasik.


    “Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berkompeten dengan memperhatikan unsur teknik pedalangan, penguasaan cerita, catur, sabet, serta nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam pertunjukan,” jelasnya.


    Ia berharap melalui kegiatan ini akan lahir dalang-dalang berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi hingga nasional.


    Ketua PEPADI Kabupaten Bekasi, Manda Suhendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PEPADI sebagai mitra pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dan mendapatkan dukungan penuh dari Disbudpora Kabupaten Bekasi. Menurutnya, penyelenggaraan festival ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan seni pewayangan.


    “Karena jika bukan kita yang peduli, maka siapa lagi yang akan melestarikannya. Melalui festival ini, diharapkan kesenian wayang golek dapat terus lestari dan berkembang di tengah masyarakat,” ungkapnya.


    Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, H. Syaifulah, berharap Festival Dalang Wayang Golek Purwa dapat kembali menjadi agenda rutin. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya kegiatan serupa telah menjadi agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh PEPADI.


    “Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi terhadap nilai-nilai budaya yang dibangun dan dikembangkan melalui seni pedalangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Disbudpora Kabupaten Bekasi atas dukungan dalam peningkatan, pemberdayaan, serta pelestarian seni pedalangan,” katanya.


    Festival Dalang Wayang Golek Purwa yang digelar selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Desember 2025 ini, diikuti oleh sembilan peserta dalang. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pelaku seni.


    Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya lokal Kabupaten Bekasi sebagai daerah yang kaya akan seni dan tradisi. (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini