• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    IBOS Expo 2026 Resmi Dibuka di Bekasi, Pemkot Dorong Produk Lokal Naik Kelas dan Perluas Investasi

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 07 Agustus 2026, 13:00 WIB Last Updated 2026-08-09T02:42:55Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Pemerintah Kota Bekasi bersama unsur swasta resmi membuka Indonesia Brand Business Opportunity Show Expo (IBOS Expo) 2026 yang berlangsung di Bekasi Conventions Center, Mega Bekasi Hypermall, Jumat pagi (7/8/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi salah satu ajang strategis untuk memperkuat promosi produk lokal, memperluas peluang investasi, serta mempertemukan pelaku usaha, investor, akademisi, asosiasi, dan pemerintah dalam membangun ekosistem bisnis yang semakin kompetitif.

    IBOS Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang promosi produk dan merek, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan kerja sama baru yang dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi maupun perekonomian nasional.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Dra. Ika Indah Yarti, mengatakan penyelenggaraan IBOS Expo 2026 memiliki arti penting dalam mendorong peningkatan daya saing merek nasional di tengah persaingan ekonomi global yang semakin dinamis.

    Menurutnya, perkembangan teknologi, transformasi digital, serta perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi dan melakukan adaptasi.

    “Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan strategis ini. Expo ini menjadi wadah mempertemukan pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi hingga masyarakat untuk memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang investasi,” ujar Ika.

    Ia menegaskan bahwa keberadaan sebuah brand tidak semata-mata berkaitan dengan logo maupun identitas visual. Lebih dari itu, brand merupakan representasi kualitas, kepercayaan, inovasi, serta nilai tambah dari sebuah produk.

    “Brand bukan sekadar logo atau identitas visual, melainkan representasi kualitas, kepercayaan, inovasi, dan nilai tambah. Brand yang kuat mampu memperluas pasar, menarik investasi, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

    Ika menjelaskan, Kota Bekasi memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat perdagangan, jasa, industri, dan investasi di Jawa Barat.

    Letaknya yang strategis serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang menjadi modal penting dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan sektor usaha.

    Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai kebijakan, mulai dari penyederhanaan perizinan, digitalisasi pelayanan publik, peningkatan infrastruktur ekonomi, hingga penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif.

    Menurut Ika, pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, asosiasi, komunitas, dan masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini kami berharap lahir berbagai kerja sama baru, inovasi produk, perluasan jaringan bisnis, dan peningkatan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Selain mendorong investasi, Pemerintah Kota Bekasi juga terus memberikan perhatian terhadap perkembangan UMKM sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.

    Berbagai program telah dilakukan, antara lain pendampingan usaha, fasilitasi sertifikasi halal, digitalisasi pemasaran, promosi produk, hingga perluasan akses pembiayaan.

    Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sehingga mampu mengembangkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing.

    Pemkot Bekasi juga menargetkan agar produk-produk lokal tidak hanya mampu menembus pasar domestik, tetapi dapat berkembang ke tingkat nasional bahkan internasional.

    “Kami mengajak para investor untuk melihat langsung potensi besar Kota Bekasi. Pemerintah membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi investasi yang berkualitas dan berkelanjutan,” tambah Ika.

    Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar, mengapresiasi penyelenggaraan IBOS Expo 2026.

    Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha, khususnya dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan kompetitif.

    Qadar mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Bekasi untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kewirausahaan dan memperkuat perekonomian daerah.

    “Kami siap bersinergi bersama Pemerintah Kota Bekasi untuk menciptakan iklim usaha yang semakin baik serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Qadar.

    Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Pelaku usaha dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga meningkatkan inovasi, kualitas produk, pemasaran, dan kemampuan membaca peluang pasar.

    Penyelenggaraan Indonesia Brand Business Opportunity Show Expo 2026 di Kota Bekasi diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus membuka peluang investasi baru.

    Pertemuan antara pelaku usaha, investor, akademisi, pemerintah, asosiasi, dan masyarakat dalam satu forum diharapkan mampu melahirkan berbagai bentuk kerja sama, mulai dari pengembangan produk, pemasaran, kemitraan usaha hingga investasi.

    Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor perdagangan, jasa, industri, UMKM, dan ekonomi kreatif.

    Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, IBOS Expo 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pameran, tetapi mampu menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.

    Pada akhirnya, peningkatan daya saing produk lokal dan masuknya investasi berkualitas diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi dan Indonesia. (Hapsana/Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +