Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M., kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam agenda Reses II Tahun 2026 Masa Jabatan 2024–2029. Kegiatan berlangsung di JB Warkop Normal, Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Rabu (8/7/2026), sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Reses dihadiri oleh tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, pelaku UMKM, kader lingkungan, serta warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Bekasi Timur. Forum berlangsung interaktif dengan berbagai usulan yang disampaikan warga terkait pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan amanat konstitusi yang menjadi jembatan antara masyarakat dengan DPRD dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.
"Melalui reses ini, kami ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan DPRD agar dapat ditindaklanjuti bersama Pemerintah Kota Bekasi," ujarnya.
Salah satu aspirasi utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah harapan masyarakat agar berbagai usulan yang telah disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dapat segera direalisasikan.
Warga berharap program-program yang telah diusulkan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui penganggaran dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Menurut masyarakat, percepatan realisasi hasil Musrenbang sangat penting untuk menjawab kebutuhan lingkungan yang terus berkembang, mulai dari perbaikan fasilitas umum hingga peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
Selain Musrenbang, persoalan infrastruktur juga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam reses tersebut. Warga mengusulkan peningkatan kualitas jalan lingkungan, perbaikan saluran drainase, penerangan jalan umum, serta pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung kenyamanan lingkungan permukiman.
Dr. Hj. Evi Mafriningsianti menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan akan terus menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran bersama Pemerintah Kota Bekasi.
Aspirasi lain yang mendapat perhatian adalah dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Warga mengusulkan adanya fasilitasi berupa booth atau payung usaha bagi pelaku UMKM agar aktivitas perdagangan menjadi lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik minat masyarakat.
Menurut warga, keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Bekasi Timur.
Menanggapi hal itu, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti menyatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu sektor penting yang harus terus diperkuat karena berperan besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Dalam forum dialog tersebut, masyarakat juga mengusulkan agar Bank Sampah kembali diaktifkan di setiap RW sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Program Bank Sampah dinilai tidak hanya mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga memiliki nilai ekonomi karena sampah yang dikelola dapat memberikan manfaat tambahan bagi warga.
Dr. Hj. Evi Mafriningsianti menyambut baik usulan tersebut dan menilai penguatan program lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menutup kegiatan reses, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan berbagai masukan dan usulan pembangunan.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dihimpun sebagai bahan pembahasan di DPRD Kota Bekasi serta dikoordinasikan dengan perangkat daerah sesuai bidang masing-masing.
"Semoga seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian bersama dan diwujudkan melalui program pembangunan yang tepat sasaran, sehingga mampu menghadirkan Kota Bekasi yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya," tuturnya.
Melalui kegiatan Reses II Tahun 2026 ini, DPRD Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan setiap aspirasi warga menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah. (Red)


.png)


.jpeg)



