• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Reses II 2026 Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi Serap Aspirasi Warga Teluk Pucung, UMKM hingga Penambahan SMP Negeri Jadi Prioritas

    Liputanbhagasasi
    Kamis, 09 Juli 2026, 22:30 WIB Last Updated 2026-07-09T17:16:35Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun Anggaran 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dari Fraksi PKS kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan reses yang berlangsung pada Kamis malam dipusatkan di kawasan kuliner RW 033, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

    Dalam kegiatan tersebut, Dr. Sardi Efendi didampingi Kepala Bagian Umum DPRD Kota Bekasi, Zalaludin, S.Sos., M.M. Kehadiran Sardi disambut antusias oleh warga yang telah berkumpul untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta berdialog secara langsung mengenai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

    Reses merupakan agenda konstitusional anggota legislatif yang menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan program pembangunan daerah. Melalui forum tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi agar dapat menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan kebijakan maupun penganggaran pemerintah daerah.

    Dalam sambutannya, Dr. Sardi Efendi menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk komitmen DPRD untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar secara langsung kebutuhan warga, serta memastikan setiap aspirasi mendapat perhatian dan dapat diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

    "Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi yang disampaikan malam ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan yang dimiliki DPRD Kota Bekasi," ujarnya.

    Pada dialog yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai menjadi kebutuhan prioritas di wilayah Bekasi Utara.

    Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah perlunya penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Warga berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan melalui pelatihan, akses permodalan, pendampingan usaha, hingga perluasan pemasaran produk lokal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

    Selain itu, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Masyarakat mengusulkan perbaikan sistem drainase di sejumlah titik yang dinilai masih belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan genangan saat intensitas hujan tinggi. Menurut warga, peningkatan kualitas saluran air menjadi salah satu langkah penting dalam upaya mengurangi potensi banjir di kawasan permukiman.

    Di sektor pendidikan, warga juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Bekasi dapat menambah pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di wilayah Bekasi Utara. Penambahan fasilitas pendidikan tersebut dinilai sangat dibutuhkan mengingat pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat serta tingginya kebutuhan akses pendidikan negeri yang lebih merata.

    Aspirasi lainnya berkaitan dengan penguatan program pengelolaan lingkungan melalui optimalisasi bank sampah. Warga berharap program tersebut dapat terus dikembangkan agar mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

    Tidak kalah penting, masyarakat juga mengusulkan pembangunan atau pengadaan gedung Posyandu yang representatif. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, balita, serta mendukung berbagai program kesehatan masyarakat di tingkat lingkungan.

    Menanggapi berbagai usulan tersebut, Dr. Sardi Efendi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan masukan yang konstruktif. Menurutnya, seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama Pemerintah Kota Bekasi sesuai dengan skala prioritas pembangunan.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan sinergi dengan DPRD agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

    Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang terbuka. Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Kota Bekasi yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

    Dengan berbagai aspirasi yang berhasil dihimpun, diharapkan program pembangunan di Kota Bekasi, khususnya di Kecamatan Bekasi Utara, dapat semakin tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Bachtiar/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +