• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    TRAC dan Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Transportasi Terintegrasi untuk Dukung Industri Kreatif Indonesia

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 03 Juni 2026, 19:30 WIB Last Updated 2026-06-04T04:00:02Z
    Ket.foto : PT Serasi Autoraya (TRAC) audiensi dengan Wamen Ekonomi Kreatif

    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - PT Serasi Autoraya (TRAC) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) guna memperkuat dukungan transportasi terintegrasi bagi berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Indonesia. Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi yang digelar di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

    Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara sektor swasta dan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional melalui penyediaan layanan mobilitas yang efisien, modern, dan mudah diakses oleh para pelaku ekonomi kreatif.

    Ket.foto : Wamen ekonomi kreatif sambut humanis kehadiran management PT Serasi Autoraya (TRAC)

    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif TRAC yang ingin berkontribusi dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

    “Kami sangat menyambut baik niat dunia usaha yang ingin ikut memajukan ekonomi kreatif di Indonesia. Transportasi yang efisien sangat dibutuhkan agar para pelaku kreatif bisa bekerja sama dan memperluas pasar mereka dengan lebih mudah,” ujar Irene Umar.

    Dalam audiensi tersebut, turut dibahas strategi pengembangan bisnis TRAC agar tidak hanya dikenal sebagai penyedia layanan transportasi bagi korporasi dan instansi, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat umum.

    Wamen Ekraf memberikan sejumlah masukan terkait penguatan strategi pemasaran yang lebih kreatif dan relevan dengan tren konsumen masa kini. Menurutnya, TRAC perlu memperluas eksposur merek melalui kehadiran di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, pusat wisata, hingga berbagai festival musik, seni, dan budaya yang menjadi magnet bagi generasi muda.

    Selain itu, kolaborasi dengan kreator lokal dinilai dapat meningkatkan daya tarik layanan TRAC di kalangan masyarakat luas.

    “TRAC perlu memperluas jangkauan ke masyarakat luas melalui strategi pemasaran yang kreatif di ruang publik seperti bandara dan festival, serta berkolaborasi dengan kreator lokal agar lebih relevan dengan tren anak muda. Kami juga siap mendukung dengan menjodohkan TRAC bersama mitra kami di berbagai kegiatan, namun TRAC harus terlebih dahulu menyusun skema kerja sama yang ditawarkan,” tambah Irene Umar.

    Sebagai perusahaan penyedia layanan mobilitas terpadu di bawah naungan Astra International, TRAC saat ini mengelola lebih dari 37.000 unit armada yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Melalui berbagai layanan transportasi yang dimiliki, termasuk aplikasi digital TRACtoGo, perusahaan berkomitmen mendukung kebutuhan mobilitas dalam berbagai agenda nasional, mulai dari penjemputan wisatawan di bandara hingga layanan transportasi resmi dalam penyelenggaraan event berskala besar.

    Pengalaman TRAC sebagai mitra transportasi resmi pada berbagai konser musik, festival budaya, konferensi internasional, hingga kegiatan pemerintahan menjadi modal kuat untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif Indonesia.

    Direktur PT Serasi Autoraya, Halomoan Fischer Lumbantoruan, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan Kementerian Ekraf dalam pertemuan tersebut.

    “Kami sangat berterima kasih atas diskusi berharga dengan Ibu Wamen Ekraf hari ini. Masukan yang beliau berikan sangat membantu dan akan segera kami tindak lanjuti sebagai langkah awal untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam mendukung dan menyukseskan berbagai agenda ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya.

    Dalam diskusi tersebut, sejumlah peluang kerja sama strategis turut dibahas, mulai dari penyediaan transportasi untuk festival seni dan budaya, pameran kreatif, produksi film, hingga pengembangan paket wisata di berbagai kota kreatif Indonesia.

    Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih terintegrasi antara sektor transportasi dan ekonomi kreatif sehingga mendukung mobilitas para pelaku industri kreatif secara lebih efektif dan efisien.

    Kerja sama tersebut juga diyakini dapat memperkuat keberhasilan TRAC dalam mendukung berbagai ajang internasional yang pernah digelar di Indonesia, seperti G20 Indonesia 2022 dan ASEAN Tourism Forum 2023.

    Dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, dukungan transportasi yang terintegrasi diharapkan mampu menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas dan destinasi event kelas dunia di kawasan Asia Tenggara. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini