Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi pada hari pertama diwarnai kendala teknis berupa server error yang menghambat proses pendaftaran dan verifikasi data calon peserta didik. Gangguan tersebut menyebabkan aktivitas pelayanan di sejumlah sekolah tidak berjalan optimal, bahkan banyak orang tua siswa terpaksa pulang karena tidak dapat mengakses sistem.
Salah satu sekolah yang terdampak cukup signifikan adalah SMP Negeri 25 Kota Bekasi. Sejak pagi, sekolah dipadati oleh para wali murid yang datang untuk mengikuti tahapan pendaftaran. Namun, hingga siang hari sistem masih mengalami gangguan sehingga proses pelayanan tidak dapat dilakukan secara maksimal.
Sejumlah orang tua mengaku telah mencoba berkali-kali masuk ke sistem, namun selalu gagal akibat munculnya pemberitahuan adanya gangguan pada server.
Salah seorang wali murid yang ditemui di lokasi mengungkapkan kekecewaannya atas kendala tersebut.
"Kami sudah datang sejak pagi, namun setiap kali mencoba login selalu gagal dan muncul pesan gangguan sistem. Sudah dicoba berkali-kali, namun hasilnya tetap sama," ujarnya.
Akibat gangguan tersebut, banyak calon peserta didik beserta orang tuanya memilih kembali ke rumah sambil menunggu sistem kembali normal. Mereka berharap Dinas Pendidikan Kota Bekasi segera menyelesaikan permasalahan agar proses pendaftaran tidak mengganggu kesempatan siswa untuk mengikuti tahapan seleksi.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Agus Enap, saat dikonfirmasi membenarkan adanya gangguan teknis pada pelaksanaan SPMB Kota Bekasi.
"Server masih sedang dalam proses perbaikan," singkat Agus Enap.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab utama terjadinya gangguan server maupun estimasi waktu kapan sistem akan kembali beroperasi secara normal.
Para orang tua siswa berharap Dinas Pendidikan Kota Bekasi dapat segera memberikan kepastian terkait kelanjutan proses pendaftaran dan verifikasi data, termasuk apabila diperlukan penyesuaian jadwal agar seluruh calon peserta didik tetap memperoleh kesempatan yang sama mengikuti SPMB Kota Bekasi 2026.
Gangguan pada hari pertama pelaksanaan ini menjadi perhatian masyarakat mengingat proses penerimaan murid baru merupakan tahapan penting yang menentukan akses pendidikan bagi ribuan calon siswa di Kota Bekasi. Diharapkan evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur teknologi dapat dilakukan sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal pada hari-hari berikutnya. (Red)


.png)


.jpeg)



