Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Ruang KH. R. Ma’mun Nawawi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, didampingi Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, menyerahkan langsung dokumen kependudukan kepada 10 perwakilan keluarga korban meninggal dunia yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi.
Dokumen yang diserahkan di antaranya akta kematian, pembaruan kartu keluarga, serta dokumen adminduk lain yang diperlukan untuk mendukung proses administrasi keluarga korban ke depan. Selain itu, pemerintah juga memberikan santunan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam sambutannya, Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi duka dan bencana.
“Kehadiran pemerintah di tengah situasi duka ini adalah komitmen nyata untuk memastikan hak-hak warga negara terpenuhi, terutama dalam aspek kemudahan layanan administrasi kependudukan di saat sulit,” ujar Teguh.
Ia menjelaskan, percepatan penerbitan dokumen kependudukan, terutama akta kematian, menjadi langkah penting agar keluarga korban dapat segera mengurus berbagai keperluan administrasi lainnya, seperti klaim asuransi, santunan, maupun hak waris.
Menurutnya, Ditjen Dukcapil terus berupaya menghadirkan pelayanan yang responsif dan humanis, khususnya pada kondisi darurat maupun pasca-musibah. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga dilakukan secara intensif agar proses pelayanan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban kecelakaan KRL tersebut. Ia menyebut sebagian besar korban merupakan warga Kabupaten Bekasi yang sehari-hari menggunakan moda transportasi kereta untuk beraktivitas.
“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus hadir mendampingi keluarga korban, termasuk memastikan kebutuhan administrasi mereka dapat terselesaikan dengan baik,” kata Asep.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Ditjen Dukcapil Kemendagri yang langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mempercepat penerbitan dokumen adminduk bagi keluarga korban.
Menurut Asep, pelayanan administrasi yang cepat sangat penting agar keluarga tidak terbebani dengan proses birokrasi di tengah suasana duka. Pemkab Bekasi pun memastikan seluruh perangkat daerah terkait siap membantu masyarakat yang terdampak.
Penyerahan dokumen adminduk dan santunan tersebut berlangsung dengan suasana haru. Sejumlah keluarga korban tampak menerima dokumen sambil menahan kesedihan atas kehilangan anggota keluarga mereka.
Langkah cepat pemerintah ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan administrasi yang diperlukan untuk pengurusan berbagai hak ahli waris di kemudian hari. Pemerintah juga memastikan pelayanan lanjutan tetap dibuka bagi keluarga korban yang masih memerlukan bantuan administrasi maupun pendampingan lainnya. (Bachtiar/Red)









