• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Mukota Kadin Kota Bekasi Tutup Pendaftaran, Satu Kandidat Maju Usung Semangat Persatuan

    Liputanbhagasasi
    Kamis, 23 April 2026, 17:39 WIB Last Updated 2026-04-24T10:41:13Z

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Panitia Penyelenggara Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi resmi menutup masa pendaftaran bakal calon ketua umum untuk masa bakti 2026–2031. Hingga batas akhir yang ditetapkan, tercatat hanya satu kandidat yang menyerahkan berkas pendaftaran.

    Penutupan pendaftaran tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Organizing Committee (OC) Mukota Kadin Kota Bekasi, Aji Ali Sabana, dalam konferensi pers yang digelar di Bekasi, Kamis (23/4/2026). Ia memastikan seluruh tahapan pendaftaran telah berjalan sesuai dengan ketentuan Pedoman Organisasi (PO) Nomor 285.


    “Hari ini kami sampaikan bahwa tahapan pendaftaran telah resmi ditutup pada 21 April 2026 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, seluruh berkas akan kami serahkan ke Kadin Jawa Barat untuk proses verifikasi dan persetujuan,” ujar Aji.


    Dalam kesempatan tersebut, Aji juga mengungkapkan adanya penyesuaian jadwal pelaksanaan Mukota ke-VI. Semula direncanakan berlangsung pada 27 April 2026, agenda tersebut kini diundur ke awal Mei 2026 guna menyesuaikan agenda Wali Kota Bekasi.


    “Rencananya akan dilaksanakan sekitar tanggal 7 Mei. Kami ingin memastikan Kepala Daerah dapat hadir, karena Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi,” tambahnya, didampingi Bendahara OC, Rapdaniati.


    Lebih lanjut, Aji menegaskan bahwa Mukota tahun ini mengusung semangat persatuan, sejalan dengan tagline “Satu Kadin untuk Bekasi Keren”. Ia menyebut, dinamika perbedaan persepsi yang sempat terjadi di tubuh organisasi kini telah melebur, baik di tingkat pusat maupun provinsi.


    “Tagline ini menjadi langkah konkret untuk menyatukan seluruh potensi pengusaha, mulai dari UMKM hingga pelaku usaha besar. Kami ingin Kadin hadir sebagai bagian penting dalam roda perekonomian Kota Bekasi, bukan sekadar menjadi penonton,” tegasnya.


    Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC), Tuti Sariningsih, menyampaikan bahwa dari total 60 pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang terdaftar sebagai peserta Mukota, hanya satu orang yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum.


    “Sampai pukul 15.45 WIB di hari terakhir pendaftaran, hanya ada satu orang yang masuk sebagai calon kandidat, yaitu Saudara QRS,” ungkap Tuti.


    Meski hanya terdapat calon tunggal, Tuti menegaskan bahwa proses tetap akan berjalan sesuai mekanisme organisasi. Tahapan verifikasi oleh Kadin Provinsi Jawa Barat menjadi langkah krusial untuk memastikan kelengkapan administrasi serta rekam jejak calon.


    “Verifikasi ini penting untuk menjamin bahwa calon yang diajukan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan, sebelum nantinya dibawa ke forum Musyawarah Kota sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi,” jelasnya.


    Ia menambahkan, apabila hasil verifikasi menyatakan calon tunggal tersebut memenuhi syarat, maka proses penetapan ketua umum akan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam forum Mukota ke-VI mendatang.


    Mukota Kadin Kota Bekasi tahun ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong peran aktif Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kota Bekasi. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini