Pada hari pertama pelaksanaan, agenda diisi dengan sosialisasi Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Bekasi. Selain itu, juga digelar bimbingan teknis (bimtek) bagi pembina Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) kelurahan yang belum aktif terbentuk. Sementara pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada bimtek bagi pembina Posyantek kelurahan yang telah aktif.
Bekasi PRIDE Award 2026 merupakan transformasi dari Bekasi Innovation Week yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak tahun 2020 hingga 2025. Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat integrasi antara perencanaan, riset, dan inovasi dalam satu wadah kompetisi yang lebih komprehensif.
Ia menegaskan bahwa ajang ini diharapkan mampu memacu kreativitas perangkat daerah dan masyarakat, meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap perangkat daerah dan masyarakat dapat terus berinovasi serta menghadirkan solusi yang bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, A.P., S.H., M.Si., yang mewakili Wali Kota Bekasi. Acara tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, camat, lurah, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Lintong menekankan bahwa Bekasi PRIDE Award 2026 merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun budaya inovasi yang kuat di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong lahirnya inovasi yang adaptif, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Bekasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penguatan inovasi berbasis riset serta pengembangan teknologi tepat guna menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan di era modern yang dinamis.
Bekasi PRIDE Award 2026 menghadirkan dua kompetisi utama, yakni Lomba Inovasi Daerah dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG). Lomba Inovasi Daerah mencakup beberapa kategori, antara lain inovasi terbaik Perangkat Daerah/BUMD, inovasi terbaik kecamatan, inovasi terbaik Puskesmas/RSUD Tipe D, serta kategori perencanaan terinovatif.
Sementara itu, Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) meliputi kategori TTG unggulan, inovasi TTG masyarakat, inovasi TTG mahasiswa, inovasi TTG pelajar, serta Posyantek berprestasi.
Rangkaian kompetisi dimulai dengan proses pendaftaran dan pengajuan proposal secara daring, dilanjutkan dengan tahapan verifikasi administrasi dan substansi. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi presentasi sebelum ditetapkan sebagai pemenang pada puncak acara penganugerahan.
Pada malam puncak, Pemerintah Kota Bekasi akan memberikan penghargaan berupa piala, piagam, serta uang pembinaan khusus bagi pemenang Lomba Teknologi Tepat Guna. Tak hanya itu, para pemenang juga akan mendapatkan pembinaan lanjutan serta kesempatan untuk mewakili Kota Bekasi dalam ajang inovasi tingkat provinsi hingga nasional.
Informasi:
- Lomba Teknologi Tepat Guna: 0813-1680-8984 (Vevi Marfiati Arief)
- Lomba Inovasi Daerah: 0853-3430-4353 (Imansyah Abinda F.)
Melalui penyelenggaraan Bekasi PRIDE Award 2026, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan riset, inovasi, dan teknologi. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat lahirnya solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. (Red)





.jpeg)



