Kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kota Bekasi terhadap program pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi nasional yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pelatihan vokasi nasional yang dinilai sangat strategis dalam mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di dunia industri.
“Kami menyambut baik atas terselenggaranya program pelatihan ini. Diharapkan dapat mencetak para tenaga kerja yang cakap dan profesional. Diharapkan juga pelatihan ini dapat menekan angka pengangguran yang ada,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia juga menambahkan bahwa Kota Bekasi sebagai kawasan industri membutuhkan tenaga kerja terampil yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Oleh karena itu, pelatihan vokasi menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dalam pernyataannya memberikan kabar baik bagi ribuan peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1. Ia menyampaikan bahwa sebagian besar peserta telah memiliki peluang kerja setelah menyelesaikan pelatihan.
"Yang paling penting adalah 50 persen dari peserta yang kick-off hari ini, offline dan online itu, sudah ada jaminan untuk dia bekerja," kata Menaker Yassierli.
Menurutnya, program pelatihan vokasi nasional ini telah disusun dengan mengacu pada kebutuhan industri, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, tetapi juga kesempatan untuk langsung terserap ke dunia kerja.
Lebih lanjut, Yassierli berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal. Ia menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti pelatihan hingga memperoleh sertifikat kompetensi.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh. Pastikan sertifikat di tangan. Gali sebanyaknya pengalaman dari para instruktur. Para instruktur mereka memiliki jejaring di industri," tutupnya.
Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 ini diikuti oleh ribuan peserta baik secara langsung maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja. (Dani)


.png)






