• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Polri Dirikan 2.746 Posko dalam Operasi Ketupat 2026 untuk Amankan Arus Mudik dan Balik

    Liputanbhagasasi
    Senin, 02 Maret 2026, 15:21 WIB Last Updated 2026-03-02T08:21:08Z


    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor berita LBN - Operasi Ketupat 2026 kembali digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Operasi kemanusiaan tersebut akan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 di seluruh wilayah Indonesia.


    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Polri telah menyiapkan sebanyak 2.746 posko yang difungsikan untuk pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.


    Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).


    Kapolri merinci, sebanyak 1.624 posko pengamanan akan difokuskan sebagai titik pengawasan, pusat informasi, serta pengaturan arus lalu lintas di berbagai jalur strategis mudik di seluruh Indonesia. Posko tersebut diharapkan mampu mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif.


    Selain itu, 779 posko pelayanan disiapkan untuk memberikan fasilitas bagi para pemudik, khususnya sebagai tempat istirahat bagi pengemudi yang mengalami kelelahan selama perjalanan. Di lokasi ini, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan pendukung yang telah disediakan petugas.


    Sementara itu, 343 posko terpadu akan difungsikan sebagai pusat kendali pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal.


    “Di dalamnya juga terdapat rest area dan berbagai layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun arus balik,” ujar Sigit.


    Dalam pelaksanaan operasi tahun ini, Polri juga menetapkan sebanyak 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus pengawasan petugas. Objek tersebut meliputi tempat ibadah, destinasi wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.


    Kapolri menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pengamanan nasional selama momentum Lebaran. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam memberikan pelayanan maksimal di jalur mudik, jalur tol dan arteri, penyeberangan antar pulau, transportasi umum, kawasan wisata, serta pusat keramaian masyarakat.


    Dengan kesiapan ribuan posko dan dukungan berbagai instansi, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini