• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Perumda Tirta Bhagasasi Siapkan Strategi Tutup Dampak Pemisahan Aset dengan Pemkot Bekasi

    Liputanbhagasasi
    Sabtu, 28 Maret 2026, 14:47 WIB Last Updated 2026-04-07T07:50:08Z
    Ket.foto : Direksi Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi: Daud Husin, Reza Lutfi, Rika Nursantika

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Dampak pemisahan aset antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi mulai dirasakan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi. Menghadapi kondisi tersebut, manajemen perusahaan menegaskan komitmennya untuk menutup berbagai potensi kerugian yang timbul pasca pemisahan.

    Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, menegaskan bahwa seluruh jajaran perusahaan harus tetap solid dan fokus pada kemajuan perusahaan, meskipun terjadi perubahan besar dalam struktur aset dan pelanggan.

    “Apapun yang kita lakukan, sepanjang kita masih menjadi keluarga besar Perumda Tirta Bhagasasi, maka yang kita lakukan adalah demi kebaikan dan kemajuan perusahaan. Termasuk menutupi potensi yang hilang pasca pemisahan aset,” tegas Reza, kemarin.

    Ia menjelaskan, proses pemisahan aset antara Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi dan Perumda Tirta Patriot milik Pemerintah Kota Bekasi kini semakin mendekati tenggat waktu. Berdasarkan kesepakatan antara Bupati Bekasi dan Wali Kota Bekasi, penyerahan aset tahap keempat dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.

    Reza mengakui, dampak nyata dari pemisahan aset tersebut adalah berkurangnya jumlah pelanggan serta penurunan omzet perusahaan. Setidaknya sekitar 80.000 pelanggan yang sebelumnya dilayani Perumda Tirta Bhagasasi kini beralih ke Perumda Tirta Patriot.

    Meski demikian, pihaknya menegaskan kesiapan untuk menghadapi konsekuensi tersebut sebagai bagian dari komitmen terhadap perjanjian kerja sama yang telah disepakati.

    “Siap tidak siap, harus siap. Karena ini bagian dari komitmen kita terhadap perjanjian kerja sama yang kita tanda tangani,” ujarnya.

    Sebagai langkah strategis, Perumda Tirta Bhagasasi terus berupaya menambah pelanggan baru di wilayah Kabupaten Bekasi guna menjaga stabilitas pendapatan perusahaan. Upaya ini dinilai penting untuk menggantikan potensi pendapatan dari aset yang telah diserahkan.

    Selain itu, pasca serah terima aset, manajemen juga memfokuskan perhatian pada kesiapan internal perusahaan dalam menghadapi kondisi ke depan. Penguatan soliditas pegawai dan peningkatan idealisme kerja menjadi modal utama dalam menjaga kinerja perusahaan tetap optimal.

    “Bagaimana kita persiapkan kondisi yang akan datang, itu yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tambah Reza.

    Sebelumnya, sejumlah wilayah pelayanan yang dikelola Perumda Tirta Bhagasasi telah resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk dikelola oleh Perumda Tirta Patriot. Wilayah tersebut meliputi Cabang Wisma Asri, Cabang Rawa Tembaga, Cabang Rawalumbu, Kantor Cabang Pembantu Pondok Gede, Cabang Pembantu Harapan Baru, serta Kantor Pembantu Setia Mekar.

    Proses pemisahan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sebelumnya, sejak tahun 2002, kepemilikan dan pengelolaan Perumda Tirta Bhagasasi dilakukan secara bersama oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota Bekasi, meskipun perusahaan ini awalnya didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 4 Tahun 1981.

    Dengan berbagai tantangan yang ada, Perumda Tirta Bhagasasi optimistis dapat beradaptasi dan tetap berkembang melalui strategi ekspansi pelanggan serta penguatan internal perusahaan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini