• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     








    Dialog Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di Tambun Selatan, Warga Sampaikan Aspirasi Pascabanjir hingga Penolakan Alih Fungsi Lahan Pertanian

    Liputanbhagasasi
    Senin, 02 Maret 2026, 10:07 WIB Last Updated 2026-03-02T03:07:02Z

    Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Kabupaten Bekasi kembali menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat di tengah berbagai persoalan pascabanjir yang masih dirasakan warga. Sejumlah aspirasi terkait perbaikan infrastruktur hingga perlindungan lahan pertanian mengemuka dalam pertemuan bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.


    Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, H. Syahrir, S.E., M.I.Pol., menggelar kegiatan Dialog Wakil Rakyat di Aula Desa Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/3/2026).


    Kegiatan dialog berlangsung interaktif dan penuh keterbukaan. Warga Desa Tambun secara langsung menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kerusakan jalan akibat banjir, kebutuhan perbaikan musala dan rumah ibadah, hingga pembenahan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat seperti posyandu.


    Kepala Desa Tambun, Jaut Sarja Winata, mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut. Menurutnya, forum dialog menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa perantara, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga.


    Selain persoalan banjir dan infrastruktur, perhatian warga juga tertuju pada rencana pengurugan lahan pertanian di Kampung Bulakan yang disebut akan dialihfungsikan menjadi kawasan perumahan. Warga menyuarakan kekhawatiran terhadap dampak alih fungsi lahan yang dinilai dapat mengurangi area pertanian produktif serta berpotensi memperparah risiko banjir di wilayah tersebut.


    Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, H. Syahrir menegaskan komitmennya untuk mencatat dan mengawal seluruh masukan masyarakat. Ia memastikan hasil dialog akan diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.


    Melalui forum ini, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya berhenti pada kegiatan dialog, namun dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata dan kebijakan konkret demi peningkatan kesejahteraan serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini