Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Program Mudik Gratis Kota Bekasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi menuai keluhan dari sejumlah warga. Pasalnya, sejak website pendaftaran resmi dibuka pada pukul 08.30 WIB, Senin (2/3/2026), masyarakat mengaku kesulitan mengakses laman tersebut hingga lebih dari satu jam setelah pembukaan.
Sejumlah warga Kota Bekasi menyampaikan bahwa website pendaftaran sering mengalami gangguan, mulai dari lambat diakses hingga tidak dapat dibuka sama sekali. Kondisi ini membuat banyak calon peserta mudik gratis merasa kecewa karena tidak dapat mengikuti proses pendaftaran sebagaimana yang diharapkan.
“Saya sudah mencoba masuk sejak jam 08.30 pagi, tapi sampai satu jam kemudian tetap tidak bisa diakses. Harapannya bisa ikut program dari Pemkot Bekasi, tapi ternyata sangat sulit,” ujar salah satu warga Bekasi yang berencana mudik ke Madiun, Jawa Timur.
Menurut warga, tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis seharusnya diimbangi dengan kesiapan sistem pendaftaran yang memadai. Beberapa warga bahkan menduga adanya kendala teknis maupun sistem yang belum optimal sehingga akses website menjadi terbatas.
“Entah karena sistemnya atau ada hal lain, yang jelas kami sebagai warga jadi kesulitan mengakses. Padahal program ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung,” tambahnya.
Program Mudik Gratis Kota Bekasi sendiri menjadi salah satu agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan arus mudik serta meningkatkan keselamatan pemudik.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih berharap Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan perbaikan sistem agar seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program mudik gratis tersebut, termasuk tujuan perjalanan ke berbagai daerah seperti Madiun dan kota lainnya di Jawa Timur. (Bachtiar/Red)





.png)
.png)


