Sejumlah nama besar dalam industri karoseri nasional dipastikan hadir meramaikan pameran tersebut, di antaranya Piala Mas, Adiputro, New Armada, Laksana, Tentrem, hingga produsen bus internasional Golden Dragon. Kehadiran para produsen ini menjadi bukti bahwa industri karoseri Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat regional maupun global.
Busworld Southeast Asia dikenal sebagai pameran terbesar di kawasan ASEAN yang secara khusus menghadirkan inovasi dan perkembangan terbaru di sektor bus, coach, serta industri komponen pendukungnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pamer produk, tetapi juga ruang strategis untuk mempertemukan produsen, operator transportasi, penyedia teknologi, hingga investor dalam satu platform industri.
Berbagai inovasi kendaraan bus modern akan ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari desain karoseri terbaru, teknologi keselamatan, efisiensi bahan bakar, hingga pengembangan bus listrik dan solusi transportasi ramah lingkungan yang kini semakin menjadi fokus industri transportasi global.
Selain pameran produk, Busworld Southeast Asia 2026 juga akan menghadirkan berbagai forum diskusi, seminar industri, dan networking session yang membahas masa depan transportasi darat, perkembangan teknologi kendaraan, serta peluang bisnis di sektor transportasi publik dan pariwisata.
Partisipasi perusahaan karoseri Indonesia seperti Adiputro, New Armada, Laksana, Tentrem, dan Piala Mas juga menunjukkan besarnya potensi industri manufaktur bus nasional yang selama ini dikenal mampu menghasilkan produk berkualitas dengan desain modern dan teknologi yang terus berkembang.
Dengan kehadiran produsen dalam dan luar negeri, Busworld Southeast Asia 2026 diproyeksikan menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi industri, memperluas jaringan bisnis, sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan transportasi bus yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Pameran ini terbuka bagi para pelaku industri, operator transportasi, pemerintah, hingga masyarakat yang ingin melihat langsung perkembangan terbaru di dunia bus dan coach industry di kawasan Asia Tenggara. (Bachtiar/Red)









