Liputanbhagasasi.com - Bekasi, Kantor Berita LBN - Sejumlah warga Bekasi memilih mudik lebih awal pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kepadatan arus mudik yang biasanya memuncak menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pantauan di sejumlah agen perjalanan dan terminal keberangkatan, terlihat peningkatan jumlah penumpang dengan tujuan berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat, seperti Tegal, Brebes, Pekalongan, hingga Semarang. Meski belum memasuki puncak arus mudik, suasana keberangkatan sudah mulai ramai oleh penumpang yang membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak.
Salah satu penumpang tujuan Tegal mengaku sengaja berangkat lebih awal demi kenyamanan perjalanan. “Saya mudik di awal puasa supaya tidak kena macet parah saat mendekati Lebaran. Biasanya H-7 sudah padat sekali, tiket juga mahal dan sering kehabisan,” ujarnya.
Menurutnya, selain untuk menghindari kemacetan, mudik lebih awal juga memberi kesempatan lebih lama berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Terlebih bagi pekerja yang memiliki sistem kerja fleksibel atau bisa bekerja dari jarak jauh.
Hal serupa disampaikan penumpang lainnya yang menuju Brebes. Ia memilih berangkat lebih awal karena khawatir lonjakan penumpang tahun ini akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. “Tahun lalu perjalanan bisa dua kali lebih lama karena macet. Sekarang saya ambil aman saja, berangkat di awal Ramadan,” katanya.
Pihak agen bus dan travel di Bekasi mengakui adanya peningkatan pemesanan tiket sejak beberapa hari terakhir. Meski belum signifikan seperti menjelang Lebaran, tren keberangkatan lebih awal mulai terlihat. Beberapa operator bahkan menambah armada pada akhir pekan untuk mengakomodasi penumpang.
Fenomena mudik awal Ramadan ini dinilai sebagai strategi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih efisien dan nyaman. Selain mengurangi risiko terjebak kemacetan panjang, biaya perjalanan juga relatif lebih stabil dibandingkan mendekati hari raya.
Diperkirakan arus mudik Lebaran 2026 tetap akan mengalami lonjakan signifikan pada H-7 hingga H-2 Idulfitri. Namun dengan adanya gelombang mudik lebih awal, diharapkan kepadatan dapat sedikit terurai dan perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar.
Dengan semangat Ramadan, para pemudik berharap perjalanan mereka diberi kelancaran dan keselamatan hingga tiba di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.(Red)


.jpg)


.png)
.png)


