• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     










    Kota Bekasi Luncurkan Trans Beken, Pengganti Bis Patriot

    Liputanbhagasasi
    Selasa, 10 Februari 2026, 15:30 WIB Last Updated 2026-02-10T12:27:48Z

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, 10 Februari 2026 - Kota Bekasi resmi meluncurkan layanan transportasi publik terbaru bertajuk Trans Beken sebagai pengganti Bis Patriot. Kehadiran Trans Beken menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi massal yang aman, nyaman, dan terintegrasi.

    Trans Beken melayani lintasan pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Layanan ini didukung oleh 9 armada bus, terdiri dari 8 unit operasional dan 1 unit cadangan, yang melayani 47 titik henti. Trans Beken beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Pada tahap awal, layanan ini masih dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.

    Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pengoperasian Trans Beken merupakan kelanjutan dari inisiatif lama yang kini diwujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang.

    “Ini memang bukan hal yang benar-benar baru, bisa dibilang lagu lama tapi dengan kaset yang berbeda. Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, pengembangan transportasi publik merupakan bagian dari visi besar pembangunan Kota Bekasi yang telah menjadi perhatian sejak dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota.

    “Transportasi publik ini menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa nyaman dan warganya sejahtera. Karena mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” jelasnya.

    Dalam pengoperasian Trans Beken, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kerja sama antara PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi dinilai tidak hanya sebatas operasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun sistem transportasi masa depan yang bernilai tambah.

    “Ke depan tantangannya adalah bagaimana transportasi ini terus bertumbuh, value-nya bertambah, dan tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat pada akhir November tahun ini, tentu kebutuhan transportasi massal yang andal menjadi sangat penting,” ungkapnya.

    Trans Beken juga dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, seperti Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL. Integrasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan transportasi massal yang berkelanjutan di Kota Bekasi.

    Wali Kota Bekasi mengakui bahwa moda transportasi seperti ojek online sangat membantu mobilitas masyarakat. Namun, pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan angkutan umum massal yang terencana dan berjangka panjang.

    “Ojol itu sangat membantu masyarakat, tapi tugas pemerintah adalah menyiapkan transportasi yang lebih baik lagi, lebih terintegrasi. Ke depan, Stasiun Bekasi juga akan kita dorong menjadi simpul transportasi jarak jauh, dengan volume dan jumlah penumpang yang semakin besar dan terhubung dengan lebih banyak moda,” tambahnya.

    Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Pemkot Bekasi juga merencanakan pengembangan moda transportasi alternatif di masa depan, termasuk transportasi berbasis kabel.

    “Ke depan, Kota Bekasi juga akan mengarah pada pengembangan transportasi berbasis kabel. Ini bukan sekadar wacana, tapi bagian dari perencanaan jangka panjang kota agar mobilitas warga semakin modern dan efisien,” pungkasnya.

    Dengan hadirnya Trans Beken, Pemerintah Kota Bekasi berharap masyarakat semakin beralih ke transportasi umum, sehingga mampu mengurangi kemacetan, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Supri/Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini