Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai bentuk pengawasan internal yang tegas dan transparan. Tes urine tersebut menyasar seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama hingga anggota di berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Metro Jakarta Barat.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata institusi dalam menjaga integritas serta memastikan tidak ada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Hari ini kita lakukan pemeriksaan kepada para personel secara dadakan. Sebelumnya juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap para pejabat utama. Total keseluruhan ada 77 personel yang telah menjalani tes urine, dan hasilnya seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Kombes Pol Twedi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari langkah preventif untuk menjaga marwah institusi Polri serta mempertahankan kepercayaan masyarakat. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum harus menjadi contoh dalam penegakan aturan, termasuk dalam hal pemberantasan narkoba.
Kapolres juga memastikan bahwa pengecekan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Kami ingin memastikan seluruh personel benar-benar bersih dari narkoba. Pengawasan akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan hasil tes yang seluruhnya negatif, Polres Metro Jakarta Barat berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. (Red)





.png)
.png)


