Ket.foto : Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Acep Juandi, S.Pd., bersama Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Muhammad Nawawi usai hadiri pelantikan kepala desa (Doc.cam)
Pesan tersebut disampaikan Acep usai menghadiri pelantikan 154 kepala desa terpilih periode 2026–2034 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (4/11/2026).
Acep berharap para kepala desa dapat menjalankan amanah dengan baik serta mendukung visi pembangunan Kabupaten Bekasi, yaitu “Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera”, melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ia secara khusus meminta kepala desa memberikan ruang bagi pemuda, terutama Karang Taruna, untuk berpartisipasi aktif dalam program pembangunan di wilayah masing-masing.
“Kami berharap para kepala desa memberikan kesempatan kepada para pemuda, khususnya Karang Taruna, untuk turut berperan dalam pembangunan desa,” ujar Acep.
Selain itu, Acep mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan organisasi Karang Taruna di tingkat desa. Ia berharap perubahan kepengurusan memperhatikan masa bakti serta dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan struktur organisasi terkait.
Terkait program 100 hari kerja kepala desa, Acep menegaskan bahwa tanggung jawab membangun desa harus dimulai sejak kepala desa resmi dilantik.
“100 hari kerja atau tidak, yang pasti para kepala desa sudah mulai bekerja sejak hari ini,” tegasnya.
Acep menambahkan, Karang Taruna bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bekasi siap membangun sinergi dengan pemerintah desa. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah sekaligus memberdayakan potensi generasi muda.
Senada dengan itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Muhammad Nawawi, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala desa yang telah dilantik. Ia berharap para kepala desa mampu memajukan wilayahnya dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Nawawi menilai, kolaborasi antara pemerintah desa dan generasi muda menjadi salah satu kunci mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi pemerintah desa, Karang Taruna, KNPI, dan seluruh elemen masyarakat, pembangunan desa di Kabupaten Bekasi diharapkan semakin maju, merata, serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga. (Red)


.jpeg)






