• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Truk Molen Kecelakaan di Depan Kampus BSI Bekasi, Sejumlah Korban Dievakuasi

    Liputanbhagasasi
    Minggu, 01 November 2026, 17:24 WIB Last Updated 2026-11-01T10:24:46Z

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk molen bernomor polisi B 9548 MV terjadi di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Bekasi, Minggu sore (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban dan harus mendapatkan penanganan medis.

    Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, para korban dievakuasi ke rumah sakit menggunakan enam unit mobil ambulans. Sejumlah petugas kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan.

    Seorang saksi mata berinisial FN mengatakan, truk molen tersebut diduga mengalami gangguan saat melintas di jalan menurun. Sebelum kejadian, kendaraan disebut melaju cukup kencang dan kemudian terlihat mengarah ke sisi kiri jalan.

    “Saya melihat kendaraan melaju cukup kencang saat melewati turunan. Tiba-tiba kendaraan seperti hendak mengarah ke kiri. Namun, saya belum mengetahui secara pasti apakah penyebabnya ban pecah atau rem blong,” ungkap FN di lokasi kejadian.

    FN mengaku mendatangi lokasi setelah kecelakaan terjadi untuk melihat kondisi para korban. Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap korban yang mengalami luka serius. Bahkan, FN berinisiatif menggunakan pakaiannya sendiri untuk menutupi tubuh salah satu korban yang mengalami luka parah agar tidak menjadi tontonan warga.

    Pasca kecelakaan, arus lalu lintas di sekitar depan Kampus BSI Bekasi sempat mengalami kemacetan. Posisi kendaraan dan proses evakuasi korban mengganggu akses jalan sehingga kendaraan berukuran besar tidak dapat melintas, sementara kendaraan kecil masih bisa melewati jalur tersebut.

    Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan, identitas dan jumlah keseluruhan korban, serta kondisi terakhir para korban masih menunggu konfirmasi dari pihak kepolisian.

    Dugaan gangguan teknis pada kendaraan, termasuk kemungkinan rem blong atau ban pecah, belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +