Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Pembangunan infrastruktur lingkungan di Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, terus menjadi perhatian dalam penyaluran anggaran daerah tahun 2026. Di wilayah RW 012, alokasi anggaran pembangunan tercatat menembus lebih dari Rp 1 miliar untuk mendukung perbaikan fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat.
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmadi, mengatakan alokasi tersebut merupakan bagian dari pengawalan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang dihimpun melalui aspirasi masyarakat. Menurutnya, kebutuhan warga menjadi salah satu dasar dalam mendorong pembangunan di lingkungan permukiman.
Hal itu disampaikan Ahmadi saat menggelar kegiatan reses di RW 012, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Jumat (9/10/2026).
"Alhamdulillah, pada 2026 ini saja alokasi infrastruktur untuk lingkungan RW 012 mencapai lebih dari Rp 1 miliar," ujar Ahmadi.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut direalisasikan melalui sejumlah pekerjaan infrastruktur dan dukungan fasilitas pelayanan masyarakat. Pekerjaan yang dilakukan antara lain pembenahan drainase serta pengaspalan jalan di RT 02.
Selain itu, pengaspalan jalan lingkungan juga dilaksanakan di RT 04 dan RT 06. Perbaikan akses jalan tersebut menjadi bagian dari pembangunan fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya menyasar infrastruktur jalan dan saluran air, dukungan anggaran juga diberikan untuk kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui bantuan timbangan dan alat ukur bayi untuk Posyandu Nangka II di wilayah setempat.
Ahmadi menegaskan, pembangunan lingkungan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, ia menyatakan pengawalan terhadap aspirasi warga akan terus dilakukan selama dirinya menjalankan amanah sebagai anggota DPRD Kota Bekasi.
Menurut Ahmadi, kehadiran wakil rakyat tidak seharusnya hanya dirasakan pada momentum pemilihan umum. Ia ingin masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan, terutama ketika membutuhkan perbaikan fasilitas umum di lingkungan tempat tinggal mereka.
"Saya tidak ingin hanya datang saat butuh suara, tetapi ingin hadir ketika warga membutuhkan pembangunan. Selama diberi amanah hingga 2029 mendatang, perbaikan saluran air, jalan, hingga sarana posyandu akan terus menjadi target utama," tegasnya.
Ahmadi merupakan legislator dari daerah pemilihan Jatiasih, Jatisampurna, dan Pondok Gede. Melalui kegiatan reses, ia juga menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian dalam pembangunan wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua RW 012 Jatimekar, Marwiyah, menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap pembangunan di lingkungannya. Ia berharap pengawalan terhadap kebutuhan warga dapat terus dilakukan sehingga berbagai persoalan infrastruktur permukiman bisa ditangani secara bertahap.
"Saya sebagai warga berharap, pengawalan pembangunan ini dapat berlanjut secara konsisten, agar kualitas pemukiman warga semakin membaik," kata Marwiyah.
Menutup kegiatan reses, Ahmadi mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan bersama diperlukan agar jalan, saluran drainase, serta fasilitas posyandu dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dengan alokasi anggaran pembangunan yang mencapai lebih dari Rp 1 miliar pada 2026, penataan infrastruktur di RW 012 Jatimekar diharapkan dapat mendukung kebutuhan warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. (Red)


.png)






