• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    46 SLB di Jawa Barat Bentuk Jejaring LSP-P1, Dorong Lulusan Disabilitas Siap Kerja

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 07 Oktober 2026, 19:30 WIB Last Updated 2026-10-11T03:03:16Z

    Liputanbhagasasi.com - Jawa Barat, Kantor Berita LBN - Sebanyak 46 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jawa Barat menjalin kerja sama pembentukan jejaring Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi lulusan penyandang disabilitas agar lebih siap memasuki dunia kerja.

    Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara LSP-P1 dan SLB jejaring untuk bidang kompetensi keahlian tata boga dan tata kecantikan di Aula Dewi Sartika, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (7/10/2026).

    Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, mengatakan bahwa lulusan SLB diharapkan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.

    Menurutnya, peningkatan kualitas lulusan harus dipersiapkan sejak awal melalui penyelarasan kurikulum, asesmen fungsional, serta pembinaan keterampilan vokasional. Persiapan tersebut idealnya dimulai sejak kelas VII agar peserta didik memiliki kemampuan sesuai bidang yang dipelajari.

    Selain keterampilan teknis, sekolah juga perlu membekali siswa dengan kemampuan komunikasi, sikap profesional, dan kesiapan menghadapi proses uji kompetensi.

    Deden turut mendorong SLB untuk memperluas kemitraan sertifikasi dengan pihak industri maupun asosiasi profesi, sehingga lulusan penyandang disabilitas memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di dunia kerja berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Disdik Jabar, Firman Oktora, menyampaikan bahwa pembentukan jejaring ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan khusus yang mampu menghasilkan lulusan mandiri dan berdaya.

    Ia berharap peserta didik SLB memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, berwirausaha, bekerja, maupun menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri.

    Dari total 46 sekolah yang terlibat, sebanyak 24 SLB mengikuti jejaring kompetensi keahlian tata boga dengan menginduk pada LSP-P1 SLBN Cicendo.

    Daftar SLB Jejaring Kompetensi Keahlian Tata Boga (Menginduk ke LSP-P1 SLBN Cicendo):

    1. SLBN Bekasi Jaya (Kota Bekasi)
    2. SLBN Kab. Bekasi (Kab. Bekasi)
    3. SLBN Mutiara Bahari Mandiri (Kab. Sukabumi)
    4. SLB PGRI Cisaat (Kab. Sukabumi)
    5. SLB Bakti Pertiwi (Kab. Sukabumi)
    6. SLB Autis Prananda (Kota Bandung)
    7. SLBN BAG A Citeureup (Kota Cimahi)
    8. SPLB C YPLB (Kota Bandung)
    9. SLB-B Prima Bhakti Mulia (Kota Cimahi)
    10. SLBN Cileunyi (Kab. Bandung)
    11. SLBN 2 Indramayu (Kab. Indramayu)
    12. SLB Gelora Karya (Kab. Majalengka)
    13. SLBN Mutiara Hati Indramayu (Kab. Indramayu)   
    14. SLB B Sayange (Kota Cirebon)   
    15. SLB Mekar Arum (Kota Cirebon)   
    16. SLB B Pancaran Kasih (Kota Cirebon)   
    17. SLBN Kabupaten Cirebon (Kab. Cirebon)   
    18. SLB Aulia Azzahra (Kab. Kuningan)   
    19. SLBN Bina Insani (Kab. Kuningan)   
    20. SLB Muhammadiyah Bayongbong (Kab. Garut)   
    21. SLB C YKB Kab. Garut (Kab. Garut)   
    22. SLBN Tamansari (Kota Tasikmalaya)   
    23. SLBN Ciamis (Kab. Ciamis)   
    24. SLBN Sindangsari Cikoneng (Kab. Ciamis)

    Sementara itu, 22 SLB lainnya mengikuti jejaring kompetensi tata kecantikan yang berafiliasi dengan LSP-P1 SLBN Taruna Mandiri.

    Daftar SLB Jejaring Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan (Menginduk ke LSP-P1 SLBN Taruna Mandiri):

    1. SLBN Bekasi Jaya (Kota Bekasi)   
    2. SLB PGRI Cisaat (Kab. Sukabumi)   
    3. SLB AL-Rosyadiyah (Kab. Sukabumi)   
    4. SLB Autis Prananda (Kota Bandung)   
    5. SLBN 2 Indramayu (Kab. Indramayu)   
    6. SLB B Sayange (Kota Cirebon)   
    7. SLB Mekar Arum (Kota Cirebon)   
    8. SLB B Pancaran Kasih (Kota Cirebon)   
    9. SLBN Luragung (Kab. Kuningan)   
    10. SLBN Kabupaten Cirebon (Kab. Cirebon)   
    11. SLBN Budi Utama (Kota Cirebon)   
    12. SLB Himmatul Ummah (Kab. Kuningan)   
    13. SLBN Bina Insani (Kab. Kuningan)   
    14. SLB B YPALB Perwari (Kab. Kuningan)  
    15. SLB Laskar Putra Mandiri Darma (Kab. Kuningan)   
    16. SLBN Garut (Kab. Garut)   
    17. SLB C YKB Garut (Kab. Garut)   
    18. SLBN Tamansari (Kota Tasikmalaya)   
    19. SLBN Bungursari (Kota Tasikmalaya)   
    20. SLB ABC Muhammadiyah Banjarsari (Kab. Ciamis)  
    21.  SLBN Ciamis (Kab. Ciamis)
    22.  SLB Negeri Sindangsari Cikoneng (Kab. Ciamis)

    Sejumlah sekolah dari Kota dan Kabupaten Bekasi turut terlibat dalam program tersebut. Untuk bidang tata boga, terdapat SLBN Bekasi Jaya dan SLBN Kabupaten Bekasi. Adapun pada bidang tata kecantikan, SLBN Bekasi Jaya menjadi salah satu sekolah yang tergabung dalam jejaring.

    Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat akses peserta didik terhadap sertifikasi kompetensi sekaligus meningkatkan keterhubungan antara pendidikan khusus dan kebutuhan dunia kerja.

    Melalui program tersebut, Disdik Jawa Barat mendorong agar lulusan SLB memiliki keterampilan yang terukur, sertifikasi yang relevan, serta kesempatan lebih luas untuk berkarya dan hidup mandiri. (Deni Hasan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +