Liputanbhagasasi.com - Kabupaten Bekasi, Kantor Berita LBN - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Bank Artha Graha, Kampus STIAMI Cikarang, dan Universitas Indonesia menggelar Pelatihan Literasi Keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, memahami akses pembiayaan, serta memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan profesional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Drs. H. Hasan Basri, M.M., menyampaikan apresiasi kepada Bank Artha Graha, Kampus STIAMI Cikarang, dan Universitas Indonesia atas kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi.
Menurut Hasan Basri, literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan dan keberlanjutan usaha, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Ia menjelaskan, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, tetapi menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, perencanaan modal, serta akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami penyusunan anggaran, pencatatan transaksi, pengelolaan keuntungan, perencanaan investasi, hingga pemanfaatan produk dan layanan keuangan.
“Literasi keuangan yang baik akan membantu UMKM mengambil keputusan yang tepat sehingga usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Hasan Basri.
Selain meningkatkan pemahaman keuangan, pelatihan ini diharapkan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha melalui akses pembiayaan yang sehat, pemanfaatan teknologi keuangan, serta penerapan tata kelola usaha yang profesional.
Hasan Basri menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah dan nasional. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM perlu terus dilakukan agar mampu menghadapi persaingan pasar.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh ilmu dan pengalaman dari para narasumber.
“Semoga pelatihan literasi keuangan ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan UMKM yang naik kelas, tangguh, inovatif, serta mampu berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif,” ungkapnya.
Pelatihan Literasi Keuangan bersama Bank Artha Graha tersebut secara resmi dibuka oleh Hasan Basri dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”.
Dalam sambutannya, ia turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia perbankan, dan perguruan tinggi untuk mendorong UMKM Kabupaten Bekasi semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Bank Artha Graha Pusat, pimpinan Bank Artha Graha Cabang Cikarang, Rudi Lukas Gunawan beserta jajaran, Ketua Kampus STIAMI Cikarang Dr. Robby Irvawan, S.Sos., M.Si., serta narasumber dari Universitas Indonesia, Dra. Maria Eurelia Wayan, M.S.Ak., beserta tim.
Turut hadir Ketua Tim Fasilitasi Usaha Mikro Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Yuyun, serta para pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan.
Menutup sambutannya, Hasan Basri menyampaikan pantun yang mengajak pelaku UMKM untuk terus meningkatkan pemahaman keuangan demi keberlangsungan usaha.
“Literasi keuangan mari kita pelajari, agar UMKM semakin berkembang dan bertahan. Kelola keuangan dengan bijaksana, usaha maju, sejahtera untuk semua.”
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap kolaborasi dengan sektor perbankan dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong UMKM Kabupaten Bekasi naik kelas dan berdaya saing. (Red)


.png)






