Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Perkembangan seorang anak tidak selalu dapat digambarkan hanya melalui angka-angka dalam rapor. Akademik, karakter, kebiasaan, kedisiplinan hingga cara berinteraksi dengan lingkungan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan peserta didik.
Hal tersebut menjadi perhatian SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi melalui pelaksanaan Teacher Parents Meeting (TPM) dan Weekly Progress Report (WPR). Keduanya menjadi sarana sekolah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara guru dan orang tua dalam memahami perkembangan anak secara lebih utuh.
Setiap tiga bulan sekali, SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi menghadirkan Teacher Parents Meeting sebagai ruang komunikasi antara wali kelas dan orang tua.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Wali kelas juga menyampaikan perkembangan karakter, kebiasaan, sikap, kedisiplinan dan perilaku peserta didik selama berada di lingkungan sekolah.
Bagi Bunda Fahri, salah satu orang tua peserta didik, informasi mengenai perkembangan anak di luar aspek akademik menjadi hal yang penting.
“Bagi saya, yang penting bukan hanya mengetahui anak mendapatkan nilai berapa, tetapi juga bagaimana sikap, kebiasaan, dan perkembangannya selama di sekolah. Dari TPM ini, kami sebagai orang tua bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang anak,” ujar Bunda Fahri.
Menurutnya, komunikasi antara wali kelas dan orang tua dapat membantu keluarga memahami kondisi anak ketika berada di sekolah. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi bahan untuk memberikan pendampingan yang lebih tepat di rumah.
Dengan demikian, TPM tidak hanya menjadi agenda penyampaian informasi, tetapi juga ruang untuk membangun pemahaman bersama mengenai perkembangan anak.
Komunikasi mengenai perkembangan peserta didik tidak hanya dilakukan melalui TPM yang berlangsung setiap tiga bulan.
SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi juga menyediakan Weekly Progress Report (WPR) melalui platform Digiclasster.
Melalui website digiclasster.smpiterataiputihglobal.sch.id, orang tua dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan putra-putrinya, termasuk nilai akademik, nilai karakter serta anecdote atau catatan mengenai berbagai kejadian yang dialami peserta didik selama berada di sekolah.
Dengan adanya WPR, orang tua tidak harus menunggu pembagian rapor untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan anak.
Informasi yang tersedia setiap pekan dapat menjadi bagian dari komunikasi antara sekolah dan keluarga. Sementara TPM menjadi kesempatan untuk membahas perkembangan tersebut secara lebih mendalam bersama wali kelas.
Pemanfaatan Digiclasster menjadi salah satu upaya SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung komunikasi antara sekolah dan orang tua.
Kepala SMP Islam Teratai Putih Global, Ibnu Ediyuono, mengatakan sekolah ingin orang tua memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai proses tumbuh dan berkembangnya anak.
“Kami ingin orang tua tidak hanya menerima informasi tentang hasil belajar anak, tetapi juga memahami proses tumbuh dan berkembangnya karakter anak selama di sekolah. Karena itu, TPM kami hadirkan sebagai ruang komunikasi yang lebih personal antara wali kelas dan orang tua,” ungkap Ibnu Ediyuono.
Ia menambahkan bahwa pendidikan karakter bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Nilai dan kebiasaan yang dibangun di sekolah juga membutuhkan penguatan dari lingkungan keluarga.
“Dengan WPR, orang tua bisa mendapatkan informasi secara berkala. Kemudian melalui TPM, informasi tersebut dapat kami komunikasikan dan diskusikan lebih mendalam. Jadi, sekolah dan orang tua bisa bersama-sama menentukan langkah terbaik dalam mendampingi ananda,” tambahnya.
Pendidikan pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang memperoleh nilai tertinggi. Ada anak yang sedang belajar menjadi lebih disiplin, mulai berani berkomunikasi, belajar bertanggung jawab atau sedang menghadapi tantangan dalam membangun kebiasaan positif.
Seluruh proses tersebut merupakan bagian dari perjalanan pendidikan seorang anak.
Karena itu, cerita tentang anak dinilai terlalu berharga apabila hanya disampaikan melalui angka di rapor.
Melalui Weekly Progress Report, Digiclasster dan Teacher Parents Meeting, SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi berupaya memastikan sekolah dan orang tua dapat berjalan bersama dalam mendampingi peserta didik.
Sebab, ketika guru dan orang tua saling berbagi cerita tentang anak, yang dibangun bukan sekadar komunikasi, tetapi kolaborasi untuk memahami, mendampingi dan menumbuhkan anak menjadi pribadi. (*)
Sumber : Humas SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi


.png)
.png)






