- Masyarakat dengan Desil 1 dan Desil 2 (kategori sangat miskin dan miskin).
- Masyarakat yang masuk kategori Miskin Ekstrem (Extreme Poverty).
Menurutnya, penentuan penerima manfaat dilakukan berdasarkan data dan mekanisme asesmen yang telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak.
Untuk mendukung peningkatan keberfungsian sosial dan kemandirian peserta didik, SRMA 13 Bekasi mengembangkan empat program pelayanan utama yang saling terintegrasi.
1. Program Pelayanan Pembelajaran
Program ini meliputi:
- Pelatihan literasi dan numerasi dasar.
- Akses pendidikan kesetaraan jenjang SD, SMP, hingga SMA.
- Bimbingan belajar.
- Konsultasi pendidikan.
Pelayanan tersebut dirancang agar peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara sekaligus meningkatkan kompetensi akademik.
2. Program Pelayanan Informasi Publik
SRMA 13 Bekasi juga membuka akses informasi secara transparan kepada masyarakat melalui:
- Layanan informasi publik.
- Pusat pengaduan dan konsultasi.
- Penyampaian informasi program.
- Transparansi pelaksanaan kegiatan dan anggaran.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.
3. Program Pelayanan Pengasuhan dan Keasramaan
Sebagai sekolah berasrama, SRMA 13 Bekasi menyediakan fasilitas pengasuhan yang meliputi:
- Tempat tinggal yang aman dan layak.
- Pendampingan selama 24 jam.
- Pembentukan karakter.
- Konseling psikososial.
- Pembinaan sosial secara terpadu.
Program tersebut bertujuan membentuk peserta didik yang mandiri, disiplin, dan memiliki karakter yang kuat.
4. Program Pelayanan Kesehatan
Selain pendidikan dan pengasuhan, peserta didik juga memperoleh layanan kesehatan yang mencakup:
- Penanganan kondisi kegawatdaruratan.
- Pelayanan medis dasar.
- Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan.
- Sistem rujukan ke fasilitas kesehatan.
- Dokumentasi rekam medis secara profesional.
Dengan layanan tersebut, kesehatan peserta didik dapat terus dipantau selama mengikuti pendidikan di SRMA 13 Bekasi.
Lastri Fajarwati menegaskan bahwa seluruh program yang diberikan SRMA 13 Bekasi tidak dipungut biaya. "Seluruh layanan di SRMA 13 Bekasi diberikan secara gratis. Pelayanan dilakukan secara profesional, inklusif, dan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan oleh petugas profesional kami," tegasnya kepada awak media LBN.
Ia menambahkan bahwa prinsip pelayanan yang diterapkan di SRMA 13 Bekasi adalah cepat, tepat, inklusif, dan gratis, sehingga setiap penerima manfaat memperoleh hak pendidikan dan pengasuhan secara optimal tanpa terbebani biaya.
Melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat, pemerintah berharap pendidikan menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
SRMA 13 Bekasi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program Sekolah Rakyat sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang berkeadilan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dengan mengusung semangat "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara", SRMA 13 Bekasi terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan, pengasuhan, kesehatan, dan pembinaan sosial yang profesional demi menciptakan generasi yang mandiri, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih baik. (Bachtiar/Red)


.png)


.jpeg)



