• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Reses II DPRD Kota Bekasi 2026, Ahmadi Serap Aspirasi Warga Jatimurni: Layanan Kesehatan dan Program Vaksinasi Jadi Perhatian

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 08 Juli 2026, 23:40 WIB Last Updated 2026-07-12T16:42:32Z

    Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmadi melaksanakan Kegiatan Reses II Masa Jabatan 2024–2029 Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari agenda menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (08/07/2026) di Jalan Raya Sasak Jikin RT 03/RW 04, Kelurahan Jatimurni, dan dihadiri sekitar 80 warga yang antusias berdialog mengenai berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

    Dalam kegiatan tersebut, Ahmadi didampingi oleh Ahmad Rifai selaku pendamping reses. Kehadiran anggota legislatif disambut hangat oleh tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta warga yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.

    Pada kesempatan itu, Ahmadi menjelaskan kepada masyarakat mengenai pentingnya masa reses sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD.

    Menurutnya, reses merupakan kesempatan bagi wakil rakyat untuk kembali ke tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus menghimpun berbagai usulan yang nantinya akan diperjuangkan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

    "Reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dengan anggota dewan. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi warga sehingga aspirasi tersebut dapat diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Kota Bekasi," ungkap Ahmadi.

    Selain menjelaskan fungsi reses, Ahmadi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tiga fungsi utama DPRD, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.

    Ia berharap masyarakat semakin memahami peran DPRD dalam menyusun peraturan daerah, mengawal penggunaan anggaran, serta mengawasi jalannya pemerintahan demi kepentingan masyarakat.

    Dalam sesi dialog, sektor kesehatan menjadi topik yang paling banyak disampaikan masyarakat. Warga mengusulkan peningkatan program vaksinasi serta kemudahan akses terhadap pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan.

    Menurut masyarakat, pemerataan informasi mengenai program kesehatan masih perlu ditingkatkan agar seluruh warga memperoleh informasi yang cepat dan akurat mengenai layanan yang disediakan pemerintah.

    Selain itu, warga juga berharap adanya penambahan maupun optimalisasi pos pelayanan kesehatan sehingga masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia, dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah dijangkau.

    Ahmadi menilai pelayanan kesehatan yang optimal memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, Puskesmas, kader kesehatan, serta pengurus lingkungan di tingkat RT dan RW. Melalui koordinasi yang baik, berbagai program kesehatan seperti vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, hingga pelayanan preventif dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pelayanan kesehatan agar setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan yang berkualitas.

    "Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sinergi antara Puskesmas, pemerintah daerah, dan pengurus lingkungan harus terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses oleh seluruh warga," ujarnya.

    Menanggapi berbagai usulan yang disampaikan masyarakat, Ahmadi menyatakan akan menghimpun seluruh aspirasi sebagai bahan pembahasan bersama Pemerintah Kota Bekasi sesuai dengan kewenangan dan prioritas pembangunan daerah.

    Ia menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat memiliki nilai penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan mengawal pelaksanaannya.

    Kegiatan Reses II di Jatimurni berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan partisipatif. Selain menjadi forum penyerapan aspirasi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

    Melalui komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai persoalan di bidang kesehatan dapat ditangani secara lebih efektif, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan, penguatan program vaksinasi, hingga optimalisasi pelayanan di tingkat lingkungan.

    Ahmadi berharap hasil reses ini dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, sehingga cita-cita mewujudkan Kota Bekasi yang sehat, maju, dan sejahtera dapat diwujudkan secara bersama-sama. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    BERITA LIFESTYLE

    +