Liputanbhagasasi.com - Bekasi Kota, Kantor Berita LBN - Warga Kota Bekasi perlu mengetahui arah pembangunan dan pengawasan strategis yang tengah menjadi fokus Komisi II DPRD Kota Bekasi. Melalui laporan kinerja terbarunya, Komisi II menegaskan komitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur, tata ruang, lingkungan hidup, ekonomi, hingga transportasi berjalan optimal dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dalam unggahan media sosial Komisi II DPRD Kota Bekasi menyampaikan bahwa hasil evaluasi lapangan telah dikristalkan menjadi 5 pilar isu strategis utama yang saling berkaitan dan menjadi prioritas pengawasan pembangunan Kota Bekasi ke depan.
5 Pilar Isu Strategis Kota Bekasi
1. Revitalisasi Infrastruktur Pasar
Komisi II menyoroti pentingnya pembenahan dan revitalisasi pasar-pasar tradisional seperti Kranji, Bantargebang, dan Pasar Baru. Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung, memperkuat ekonomi rakyat, serta menciptakan pasar yang lebih modern dan tertata.
2. Mengawal Perjanjian TPST Bantargebang
Persoalan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang tetap menjadi perhatian serius. Komisi II berkomitmen mengawal implementasi perjanjian dan pengelolaan TPST agar lebih transparan, berkelanjutan, dan memperhatikan dampak lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.
3. Infrastruktur Jalan dan Pengendalian Banjir
Peningkatan kualitas jalan dan penanganan banjir menjadi prioritas utama. Komisi II mendorong percepatan pembangunan drainase, normalisasi saluran air, serta perbaikan infrastruktur jalan untuk mengurangi kemacetan dan titik-titik banjir di Kota Bekasi.
4. Transportasi Kota dan Porprov Jabar 2026
Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, Komisi II menaruh perhatian besar pada kesiapan transportasi kota. Perbaikan sistem transportasi, aksesibilitas, dan kelancaran mobilitas masyarakat menjadi fokus agar Kota Bekasi siap menjadi tuan rumah yang representatif.
5. Tata Ruang, Permukiman, dan Ekologi
Komisi II juga menekankan pentingnya penataan ruang yang berkelanjutan, pengembangan kawasan permukiman yang layak, serta perlindungan lingkungan dan ekologi. Pengawasan dilakukan agar pembangunan tetap seimbang antara pertumbuhan kota dan kelestarian lingkungan.
Sinergi dengan 7 Perangkat Daerah Utama
Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, Komisi II DPRD Kota Bekasi berkolaborasi dengan tujuh perangkat daerah utama, yaitu:
- Bappelitbangda (Perencanaan & Penelitian Pembangunan)
- DBMSDA (Bina Marga & Sumber Daya Air)
- Distaru (Tata Ruang)
- Disperkimtan (Perumahan & Kawasan Permukiman)
- DLH (Lingkungan Hidup)
- Dinas Perhubungan
- DKP3 (Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan)
Kolaborasi ini bertujuan mengawal pembangunan Kota Bekasi secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Mandat dan Ruang Lingkup Tugas Komisi II
Komisi II DPRD Kota Bekasi memiliki empat pilar pengawasan utama berdasarkan Tata Tertib Nomor 01/2024-2029, yaitu:
- Infrastruktur dan Tata Ruang
- Bina marga dan tata air
- Tata ruang wilayah
- Sarana jaringan utilitas
- Pengawasan pembangunan
- Lingkungan dan Sanitasi
- Lingkungan hidup
- Kebersihan dan pertamanan
- Ekonomi dan Pangan
- Pembangunan pasar
- Pertanian dan pangan
- Peternakan dan perikanan
- Utilitas dan Transportasi
- Perhubungan dan transportasi
- Menara pemancar
- Penerangan jalan umum
Komitmen untuk Kota Bekasi yang Lebih Baik
Dengan berbagai fokus pengawasan tersebut, Komisi II DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan kota berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Komitmen kami adalah memastikan pembangunan infrastruktur, tata ruang, lingkungan hidup, ekonomi, dan transportasi di Kota Bekasi berjalan optimal serta berpihak kepada kepentingan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam laporan kinerja Komisi II DPRD Kota Bekasi.
Warga Kota Bekasi Perlu Terlibat
Masyarakat Kota Bekasi juga diimbau untuk ikut mengawasi dan memberikan masukan terhadap berbagai program pembangunan. Partisipasi warga menjadi kunci agar pembangunan Kota Bekasi semakin maju, nyaman, dan berkelanjutan. (Bachtiar/Red)


.jpg)
.jpg)


.jpeg)



