Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.
Dalam pidato yang dibacakan Wakapolda, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi sarana refleksi nasional untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Brigjen Pol Dekananto saat membacakan amanat Kepala BPIP.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menggambarkan peran strategis Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai nilai universal yang relevan dalam membangun perdamaian dunia.
Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa di tengah era globalisasi, disrupsi teknologi, dinamika geopolitik internasional, hingga berbagai ancaman perpecahan sosial, Pancasila tetap menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bangsa Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dinilai mampu menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, prinsip musyawarah, gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila memiliki relevansi tinggi dalam menjawab berbagai persoalan global.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini,” lanjutnya.
Lebih lanjut, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus berkembang dalam praktik kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, kebijakan publik, serta pelayanan kepada masyarakat.
Bagi institusi Polri, khususnya Polda Metro Jaya, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai Pancasila akan terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik yang profesional, modern, dan terpercaya.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa semangat Pancasila harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek tugas kepolisian, termasuk dalam menjaga keberagaman, memperkuat persatuan, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, seluruh personel Polda Metro Jaya diharapkan semakin memperkuat semangat nasionalisme serta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. (Bachtiar/Red)


.png)


.jpeg)



