Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Ki Maja. Kehadiran Ki Maja menegaskan dukungan pemerintah daerah dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal di tengah masyarakat.
Sedekah Bumi merupakan tradisi turun-temurun yang sarat nilai kearifan lokal sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan karunia alam. Tradisi ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Berbagai pertunjukan seni tradisional turut ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya yang terus dijaga oleh masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan sosial antarwarga.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi yang memiliki nilai luhur tersebut. Ia menilai kegiatan Sedekah Bumi tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kegiatan seperti ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur sekaligus mengingatkan bahwa alam harus kita jaga bersama. Ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Tri.
Ia juga menegaskan pentingnya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi agar nilai-nilai tradisi tetap hidup dan menjadi warisan bagi generasi mendatang.
“Kita ingin nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah masyarakat, sekaligus membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan dan sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi, Ki Maja, menyampaikan bahwa tradisi Sedekah Bumi merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“Tradisi seperti ini adalah kekayaan budaya yang tidak ternilai. Perlu kita rawat bersama agar tetap lestari dan bisa diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Ki Maja.
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong kegiatan berbasis budaya sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni antara manusia, lingkungan, dan tradisi. Diharapkan, Sedekah Bumi di Jatimurni dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memperkuat nilai kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan. (Bachtiar/Red)