• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Ketua Baznas Kota Bekasi Tekankan Transparansi Pengelolaan Dana Zakat dan Digitalisasi Layanan

    Liputanbhagasasi
    Rabu, 13 Mei 2026, 15:30 WIB Last Updated 2026-05-14T02:21:54Z
    Ket.foto : Ketua Baznas Kota Bekasi dilantik di aula nonon santoni (Doc.cam)

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi terpilih periode 2026–2031, Sudarsono, menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pengelolaan dana zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel.

    Pernyataan tersebut disampaikan Sudarsono usai resmi dilantik sebagai Ketua Baznas Kota Bekasi dalam kegiatan yang digelar di Nonon Sontanie, Rabu (13/5/2026).


    Dalam keterangannya, Sudarsono mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyalurkan zakat melalui Baznas Kota Bekasi. Ia memastikan seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara baik serta dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.


    “Percayakan kepada Kami (Baznas). Kami akan kelola uang zakat dengan baik dan transparan,” tegas Sudarsono.


    Menurutnya, transparansi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan tata kelola yang baik, ia optimistis kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Kota Bekasi akan semakin meningkat dari tahun ke tahun.


    Selain itu, Sudarsono juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sistem pembayaran zakat. Ia menilai kemudahan akses layanan berbasis teknologi dapat mendorong peningkatan penerimaan zakat sekaligus memperluas jangkauan masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.


    “Memudahkan membayar zakat melalui digitalisasi, dengan aplikasi yang sudah ada kita tingkatkan. Demi penguatan ekonomi rakyat,” ujarnya.


    Ia menjelaskan, Baznas Kota Bekasi ke depan akan terus mengembangkan sistem pembayaran zakat berbasis digital agar lebih praktis, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari modernisasi pelayanan publik di bidang pengelolaan zakat.


    Tak hanya fokus pada penghimpunan dana, Sudarsono menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok kurang mampu. Oleh sebab itu, dana zakat yang terkumpul diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran untuk program-program pemberdayaan umat.


    Di sisi lain, Sudarsono juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, lembaga keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kesadaran berzakat.


    “Kami yang baru dilantik ini, ditugaskan untuk meningkatkan perolehan zakat,” katanya.


    Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperluas sosialisasi pembayaran zakat sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dan ekonomi umat.


    Pelantikan pengurus Baznas Kota Bekasi periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat pengelolaan zakat yang modern, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini