• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Kelantan Day Jakarta Perkuat Pariwisata dan Persaudaraan Serumpun Indonesia–Malaysia

    Liputanbhagasasi
    Kamis, 14 Mei 2026, 10:41 WIB Last Updated 2026-05-14T03:41:51Z
    Ket.foto : Acara dibuka langsung oleh Menteri Besar Kelantan, YAB Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Hj. Mohd Nassuruddin bin Hj. Daud (Doc.cam)

    Liputanbhagasasi.com - Jakarta, Kantor Berita LBN - Pemerintah Negeri Kelantan, Malaysia, secara resmi menggelar Program Kelantan Day di Hotel Four Points by Sheraton, Jakarta, Kamis pagi (14/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya melalui sektor pariwisata, budaya, dan warisan Islam.

    Acara dibuka langsung oleh Menteri Besar Kelantan, YAB Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Hj. Mohd Nassuruddin bin Hj. Daud. Turut hadir dan memberikan sambutan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, yang menyampaikan pentingnya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia melalui pendekatan budaya, pariwisata, dan hubungan masyarakat serumpun.


    Ket.foto : Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno sambut humanis Kelantan Day (Doc.cam)

    Dalam sambutannya, Arif Havas Oegroseno menilai hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan historis, budaya, dan sosial yang sangat kuat. Menurutnya, kegiatan seperti Kelantan Day menjadi sarana strategis untuk mempererat kerja sama antarwilayah sekaligus membuka peluang kolaborasi di sektor ekonomi kreatif, pariwisata, pendidikan, hingga investasi.


    Sementara itu, Menteri Besar Kelantan menegaskan bahwa hubungan Kelantan dengan Indonesia bukan hanya sebatas kedekatan geografis, tetapi juga dipersatukan oleh kesamaan agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat Melayu Nusantara.


    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Tourism Malaysia Indonesia, Pemerintah Daerah Khusus Jakarta, serta maskapai AirAsia yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama semacam ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan dua bangsa serumpun yang telah lama terikat oleh sejarah dan budaya yang sama.


    Dalam pidatonya, Menteri Besar Kelantan menekankan pentingnya nilai silaturahmi dalam dunia pariwisata. Ia menyebut sektor wisata tidak hanya berorientasi pada ekonomi dan bisnis, tetapi juga menjadi medium dakwah dan sarana memperkuat persaudaraan umat Islam di kawasan Asia Tenggara.


    Program Kelantan Day turut memperkenalkan berbagai potensi wisata unggulan Negeri Kelantan. Daerah yang dikenal sebagai “Serambi Mekah” tersebut memiliki kekayaan wisata alam, budaya, sejarah, hingga wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan Indonesia.


    Beberapa destinasi wisata yang diperkenalkan antara lain Gunung Stong, Air Terjun Jelawang yang termasuk salah satu tertinggi di Asia Tenggara, Gua Ikan, serta deretan pantai indah di Pasir Puteh hingga Bachok. Selain itu, Kelantan juga dikenal memiliki warisan Islam yang kuat melalui Masjid Muhammadi dan Masjid Kampung Laut yang menjadi salah satu masjid tertua di Malaysia.


    Tak hanya itu, Kelantan juga menawarkan kekayaan budaya Melayu-Islam seperti seni silat, dikir barat, wayang kulit, wau, batik, hingga rebana ubi yang masih lestari hingga saat ini. Warisan budaya tersebut dinilai menjadi titik temu budaya yang semakin mendekatkan masyarakat Malaysia dan Indonesia.


    Dari sisi kuliner, Kelantan sedang mendorong Kota Bharu menjadi Bandar Gastronomi Dunia di bawah jaringan UNESCO Creative Cities Network. Berbagai makanan khas seperti nasi kerabu dan aneka kue tradisional turut diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia dalam program tersebut.


    Pemerintah Negeri Kelantan juga menyampaikan kabar gembira terkait pembukaan penerbangan langsung Kota Bharu–Jakarta yang akan mulai beroperasi pada 16 Juni 2026. Kehadiran rute penerbangan langsung tersebut diyakini akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Kelantan.


    Dalam kesempatan itu, Menteri Besar Kelantan mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kelantan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024 tercatat sekitar 10 juta wisatawan datang ke Kelantan dan meningkat menjadi 11 juta wisatawan pada 2025. Angka tersebut menjadi bukti bahwa Kelantan memiliki daya tarik wisata yang unik dan berbeda dibanding daerah lain.



    Salah satu pelaku wisata Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut, Oca, menyambut positif penyelenggaraan Kelantan Day di Jakarta. Saat dikonfirmasi awak media LiputanBhagasasi.com, ia menilai kegiatan ini menjadi peluang besar bagi pengembangan kerja sama sektor pariwisata antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kelantan.


    “Program seperti ini sangat bagus untuk memperkenalkan destinasi wisata Kelantan kepada masyarakat Indonesia. Apalagi dengan adanya penerbangan langsung Kota Bharu–Jakarta nanti, tentu akan semakin memudahkan wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Kelantan,” imbuh Oca.


    Menutup sambutannya, Menteri Besar Kelantan mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk datang dan menikmati pengalaman wisata budaya serta spiritual di Negeri Kelantan Darul Naim. Ia berharap hubungan Malaysia dan Indonesia terus terjalin erat melalui kerja sama pariwisata, budaya, dan persaudaraan serumpun. (Bachtiar/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini