• Jelajahi

    Copyright © Liputanbhagasasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan





    Dialog Kebangsaan Lintas Agama di Kota Bekasi Perkuat Toleransi dan Semangat Menuju Indonesia Emas 2045

    Liputanbhagasasi
    Jumat, 22 Mei 2026, 17:00 WIB Last Updated 2026-05-23T03:03:57Z
    Ket.foto : Ketua FKUB Kota Bekasi berikan Sambutan (Doc.cam)

    Liputanbhagasasi.com - Kota Bekasi, Kantor Berita LBN - Semangat persatuan dan toleransi kembali digaungkan dalam kegiatan Dialog Kebangsaan Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045 yang digelar di Gedung Graha Hartika Wulan Sari, Kota Bekasi, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi era Indonesia Emas 2045.

    Acara dialog kebangsaan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bekasi H. Abdul Manan, Staf Kementerian Agama Gugun Gumilar, Sekretaris FKUB Kota Bekasi Syafrudin, perwakilan Kesbangpol Kota Bekasi Hj. Marwah Zaitun, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi KH. Saifuddin Siroj.

    Selain itu, kegiatan juga diikuti perwakilan tokoh umat beragama, pemuda lintas agama, serta berbagai unsur masyarakat di Kota Bekasi. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh semangat kebangsaan dengan pembahasan mengenai pentingnya menjaga kerukunan, meningkatkan kualitas SDM, serta memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

    Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan menyampaikan rasa syukur atas kondisi Kota Bekasi yang hingga Mei 2026 tetap aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, situasi kondusif tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi dan persatuan.

    “Alhamdulillah, sampai bulan Mei tahun 2026 ini Kota Bekasi masih aman dan damai. Semua ini tentunya berkat kerja sama yang baik dari bapak ibu sekalian, termasuk anak-anakku yang aktif dalam kegiatan FKUB sehingga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan bisa terjaga dengan baik,” ujarnya.

    Ia menambahkan, apabila suasana kondusif tersebut terus dipertahankan hingga akhir tahun, maka peluang Kota Bekasi untuk meningkatkan predikat sebagai kota toleran akan semakin besar.

    “Oleh karena itu, jika ada persoalan di lapangan, kiranya segera berkomunikasi dan berinteraksi dengan RW, RT, lurah, maupun camat agar persoalan tersebut tidak berkembang,” tambahnya.

    Sementara itu, Sekretaris FKUB Kota Bekasi, Syafrudin dalam wawancara bersama awak media menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog kebangsaan yang juga menghadirkan narasumber di bidang teknologi informasi, yaitu Gugun Gumilar.

    Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    “Semoga pengetahuan tentang IT dapat dimanfaatkan oleh generasi muda dalam rangka menyongsong Indonesia Emas dengan peningkatan SDM yang berkualitas serta UMKM yang mampu beraktivitas memproduksi dan memasarkan produk melalui IT,” ujarnya.

    Ia juga menilai bahwa potensi UMKM di Kota Bekasi sangat besar dan dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di tengah perkembangan era digital.

    Kegiatan Dialog Kebangsaan Tokoh dan Pemuda Lintas Agama ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta membangun generasi muda yang inovatif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

    Melalui kolaborasi lintas agama dan pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan Kota Bekasi dapat terus menjadi daerah yang harmonis, toleran, serta mampu melahirkan generasi unggul yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini