Acara ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari biro perjalanan wisata, travel agent, serta event organizer (EO) dari berbagai daerah. Mengusung tema “Silaturahmi dan Lintas Bisnis Lampung–Jakarta: Menjalin Relasi, Membangun Sinergi”, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jaringan bisnis pariwisata lintas wilayah di Hotel Urban Blom M Jakarta, Kamis (09/04/2026).
Sejumlah vendor turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, khususnya dari Yogyakarta dan Batu, Malang. Dari Yogyakarta hadir berbagai pelaku usaha seperti Resto Kali Putih, Resto Ndalem Sekar Wangi, Resto Jamur Jawon, Bakpia Jogkem, Wisata Jeep Parangtritis, Belantara Jeep Merapi, Gelaran Indah Goa Pindul, PO Bus Bintang Songo, Pusat Oleh-Oleh Gareng T-Shirt, Batik Grosir Yudistira, Hotel Urban Yogyakarta, dan Hotel Urban Blok M serta Dari Boemi Dieng Pusat oleh oleh dan Transit.
Sementara itu, dari Batu, Malang, destinasi wisata Batu Story turut berpartisipasi sebagai salah satu daya tarik unggulan yang ditawarkan kepada para pelaku industri pariwisata.
Perwakilan Batu Story, Erwin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, ajang seperti ini sangat penting untuk memperluas jaringan sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah kepada pasar yang lebih luas.
“Kami melihat kegiatan ini sangat positif karena mempertemukan pelaku wisata dari berbagai daerah. Ini menjadi peluang besar bagi kami untuk menjalin kerja sama dengan travel agent dan memperkenalkan Batu Story sebagai destinasi unggulan di Malang,” ujar Erwin saat di konfirmasi awak media liputanbhagasasi.com.
Ketua pelaksana kegiatan, Harun, yang juga merupakan salah satu vendor, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kerja sama lintas bisnis yang lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa setiap vendor memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan program serta menawarkan berbagai promo terbaik kepada para peserta.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antar pelaku pariwisata semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang lebih dinamis dan berkelanjutan di Indonesia. (Bachtiar/Red)