Dengan mengusung slogan “Kenali Bahayanya, Kurangi Risikonya”, puluhan tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Karang Taruna, hingga unsur Sat-Linmas tampak antusias mengikuti pelatihan yang bertujuan membangun ketangguhan masyarakat dari lingkup keluarga sebagai unit terkecil.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepanjang Jaya, Aiptu Ujang Herlan, bersama jajaran Babinsa serta Lurah Sepanjang Jaya, Djunaidi Abdillah. Kehadiran unsur Tiga Pilar ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah Rawalumbu.
Aiptu Ujang Herlan menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung keselamatan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa keamanan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
“Kami mengimbau agar Kampung Siaga Bencana (KSB) yang sudah terbentuk dapat terus aktif memberikan sosialisasi kepada warga. Informasi tentang mitigasi bencana harus menyebar secara merata agar masyarakat tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Seksi Kedaruratan & Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, bersama Dr. Marlina Adisty dari Pusdiklat BNPB. Dalam pemaparannya, keduanya menekankan pentingnya kesiapan keluarga dalam mengenali potensi ancaman di lingkungan sekitar, mulai dari risiko banjir, kebakaran permukiman, hingga kondisi darurat lainnya.
Peserta diberikan pemahaman praktis mengenai langkah-langkah evakuasi mandiri, cara menyusun rencana darurat keluarga, serta pentingnya tidak panik dalam situasi bencana. Edukasi ini diharapkan mampu meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian materiil.
Sementara itu, Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, SH., menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran anggota di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan warga memiliki kesiapan menghadapi kondisi darurat,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pelabuhan Ratu Raya ini ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen seluruh peserta untuk menjaga wilayah tetap siaga dan tangguh terhadap bencana. Hingga acara berakhir, situasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. (Bachtiar/Red)


.png)






