Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asep Saepulloh, S.T., M.T., mewakili Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah. Kehadiran perwakilan BPSDM Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi bentuk dukungan dalam peningkatan kompetensi serta pembentukan karakter ASN PPPK di wilayah Jawa Barat.
Sementara itu, laporan penyelenggara kegiatan disampaikan oleh Dr. Arief Maulana, S.T., M.M., selaku Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bekasi. Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan orientasi PPPK ini menargetkan sekitar 8.000 Pegawai Pemerintah Kota Bekasi yang mengikuti kegiatan secara bertahap berdasarkan gelombang. kegiatan dilakukan sampai bulan agustus 2026 dengan Metode menggunakan MOOC.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam beberapa gelombang, dengan rincian Gelombang 1 mengikuti melalui Zoom Meeting, sedangkan Gelombang 2 hingga Gelombang 10 mengikuti melalui siaran langsung kanal YouTube resmi Pemerintah Kota Bekasi.
Selain itu, panitia juga menetapkan aturan berpakaian resmi bagi seluruh peserta, yakni mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana atau rok hitam berbahan kain, dasi panjang hitam, dan sepatu pantofel hitam. Peserta juga diwajibkan menggunakan atribut lengkap berupa papan nama, lencana Korpri, pin BerAKHLAK, serta ikat pinggang Korpri. Bagi peserta perempuan yang berhijab, diwajibkan menggunakan kerudung berwarna hitam.
Melalui kegiatan orientasi ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh PPPK yang baru dapat memahami tugas, fungsi, serta nilai-nilai ASN BerAKHLAK, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. (Red)


.png)
.png)






