Ledakan tersebut memicu kobaran api yang cukup besar dengan ketinggian mencapai kurang lebih 3 meter. Dampaknya, sejumlah permukiman warga di sekitar lokasi dengan radius sekitar 15 meter turut terdampak. Dalam kejadian itu, beberapa tabung gas dilaporkan terlempar cukup jauh dari titik ledakan, menambah kekhawatiran warga sekitar.
Hingga pukul 23.00 WIB, api dilaporkan hampir berhasil dipadamkan setelah upaya intensif dari tim Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi yang dibantu oleh unit dari Kabupaten Bekasi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
Di lokasi kejadian, tampak aparat gabungan melakukan koordinasi penanganan. Hadir Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, Kapolsek Kompol Sukadi, Kabag Ops Kompol Agus Rohmat, serta unsur TNI dan pemerintah daerah, termasuk Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi.
Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa peristiwa tersebut masih dalam tahap penanganan dan penyelidikan lebih lanjut. “Saat ini masih dalam penanganan. Kami fokus pada pengamanan lokasi dan keselamatan warga,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah ambulans juga disiagakan di lokasi untuk menangani korban yang terdampak akibat kebakaran dan ledakan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian resmi terkait jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Situasi di sekitar lokasi kini mulai kondusif, meski petugas masih melakukan pendinginan dan pengamanan guna mengantisipasi potensi ledakan susulan.
Tampak Hadir Founder dan Management Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita melihat langsung proses pemadaman tersebut, namun belum bisa memberikan keterangan kerugian yang terjadi. (Red)


.png)
.png)






