Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, hadir bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe di tengah antusiasme masyarakat. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh warga, terlebih dengan suguhan budaya khas Betawi berupa pertunjukan palang pintu yang menjadi simbol penyambutan sekaligus menambah semarak suasana.
Perayaan Lebaran Bekasi tahun ini juga semakin semarak dengan partisipasi 12 kecamatan se-Kota Bekasi yang menghadirkan beragam stand kuliner khas daerah. Makanan tradisional yang disajikan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi representasi kekayaan budaya lokal yang terus dijaga dan dilestarikan.
Sejak pagi hingga malam, rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan yang menghadirkan suasana penuh keakraban. Warga dari berbagai kalangan tampak menikmati setiap momen, menjadikan Lebaran Bekasi sebagai ruang kebersamaan yang inklusif dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Dalam momentum tersebut, turut dilaksanakan prosesi pelantikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebagai Ketua Umum Badan Kekeluargaan Masyarakat Kota Bekasi (BKMKB). Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai jembatan persatuan serta penggerak sinergi antar elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa Lebaran Bekasi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wadah untuk memperkuat solidaritas warga.
“Lebaran Bekasi ini menjadi ruang kita untuk saling bertemu, mempererat silaturahmi, dan menjaga kekompakan sebagai warga Kota Bekasi. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kota yang kita cintai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin BKMKB.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah, BKMKB akan menjadi wadah yang semakin solid dalam merangkul seluruh elemen masyarakat, menjaga persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Bekasi yang lebih baik,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam Lebaran Bekasi II, diharapkan nilai-nilai persatuan dan gotong royong terus terjaga, menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang harmonis dan semakin maju. (Bachtiar/Red)