Acara yang digelar sebagai momentum refleksi perjalanan organisasi PMII tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, alumni, kader aktif, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Kota Bekasi. Kehadiran Ketua PCNU Kota Bekasi menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran strategis PMII dalam mencetak generasi muda Islam yang intelektual, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.
Dalam sambutannya, H. Ayi Nurdin menyampaikan apresiasi atas konsistensi PMII dalam menjaga tradisi intelektual dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa PMII memiliki peran penting sebagai ruang kaderisasi yang tidak hanya berorientasi pada intelektualitas, tetapi juga penguatan moral dan spiritual.
“PMII adalah bagian penting dari perjalanan intelektual Islam di Indonesia. Kami di PCNU Kota Bekasi sangat mengapresiasi semangat kader-kader PMII yang terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Selain tasyakuran Hari Lahir PMII, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Halal Bihalal, sebagai momen saling memaafkan dan mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian acara, yang diisi dengan doa bersama, tausiyah, serta ramah tamah antar peserta.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarana memperkuat soliditas organisasi serta mempererat hubungan antar kader dan alumni PMII di Kota Bekasi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan PMII terus menjadi motor penggerak perubahan yang positif di kalangan mahasiswa, sekaligus mitra strategis bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban yang lebih baik di Kota Bekasi. (Red)


.png)






