Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut ketahanan fisik dan mental yang kuat. Ia mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan secara disiplin, mulai dari pola makan, waktu istirahat, hingga kesiapan obat-obatan pribadi.
“Ini bukan perjalanan wisata, tetapi perjalanan ibadah. Kesehatan harus dijaga agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan optimal,” ujar Asep.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap peran tim medis yang akan mendampingi jamaah selama di Tanah Suci. Menurutnya, pemantauan kesehatan harus dilakukan secara intensif, terutama bagi jamaah yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi dan diabetes.
“Petugas kesehatan harus aktif memantau kondisi jamaah. Pengecekan rutin sangat penting agar kondisi tetap stabil,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipatif, Asep menyebutkan bahwa klasterisasi jamaah berdasarkan kondisi kesehatan serta pemeriksaan rutin menjadi strategi penting untuk menekan risiko gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.
Selain itu, para jamaah diimbau untuk tidak ragu melaporkan kondisi kesehatannya kepada petugas apabila mengalami keluhan. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah membuka ruang komunikasi yang luas antara jamaah dan petugas sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal.
Di tengah suhu tinggi yang kerap melanda Arab Saudi, jamaah juga diingatkan untuk menjaga asupan cairan guna mencegah dehidrasi serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh mulai menurun.
Tak hanya soal kesehatan, Plt Bupati Bekasi juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan kebersamaan selama menjalankan ibadah. Ia mengingatkan bahwa para jamaah merupakan representasi daerah yang membawa nama baik Kabupaten Bekasi di kancah internasional.
“Jaga sikap, jaga kebersamaan, dan nama baik daerah selama berada di Tanah Suci,” pesannya.
Acara pelepasan jamaah haji ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta para petugas haji.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur. (Novian)


.png)






