Hal tersebut disampaikan Bao Umbara saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi kolam budidaya seluas kurang lebih 3.000 meter persegi yang berada di Kampung Kalenderwak, pada Senin (27/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat secara langsung kondisi ribuan ikan patin yang tumbuh sehat dan telah mencapai ukuran konsumsi.
“Ini ikan-ikannya sudah besar, satu ekor beratnya sudah mencapai satu kilogram lebih. Insya Allah, satu bulan lagi kita akan masuk masa panen,” ujar Bao Umbara dengan penuh optimisme.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, serta kelompok perikanan yang secara konsisten mengelola program sejak awal. Diketahui, budidaya ini dimulai dengan penyebaran benih ikan patin sebanyak dua ton pada saat peluncuran program beberapa waktu lalu.
Program tersebut merupakan bagian dari unit usaha BUMDes Karangsari yang mengusung nama “Rindang Teduh Harmonis”. Selain fokus pada sektor perikanan, unit usaha ini juga mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Keberhasilan yang mulai terlihat saat ini tidak lepas dari proses panjang sejak peresmian program yang dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan launching tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jaya Marjaya, Sekretaris DPMD Kabupaten Bekasi Saptono Noviantoro, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi, Kapolsek Cikarang Timur, perwakilan pihak swasta, serta jajaran Pemerintah Desa dan BPD Karangsari.
Bao Umbara berharap, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.
“Kami ingin BUMDes Karangsari benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa. Melalui program seperti ini, kita bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk menghasilkan nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.
Dengan progres yang terus menunjukkan hasil positif, Pemerintah Desa Karangsari optimistis bahwa panen perdana ikan patin dalam waktu dekat akan menjadi momentum penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Red)


.png)






