Sejumlah pusat perbelanjaan seperti mal dan toko busana di Bekasi mengalami peningkatan jumlah pengunjung dalam beberapa hari terakhir. Berbagai promo dan diskon yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk berbelanja lebih awal. Tak hanya itu, pedagang kaki lima hingga toko baju musiman juga mulai bermunculan di beberapa titik keramaian.
“Biasanya beli mepet Lebaran, tapi sekarang sudah mulai nyicil dari sekarang biar tidak terlalu ramai dan masih banyak pilihan,” ujar Rina, warga Tambun Selatan, saat ditemui di salah satu pusat perbelanjaan.
Selain pakaian, permintaan kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju juga meningkat. Di Pasar Baru Bekasi dan beberapa sentra kuliner, para pedagang mengaku penjualan mulai naik sejak awal pekan ini. Banyak warga memilih membeli kue lebih awal untuk menghindari lonjakan harga menjelang hari H.
“Pesanan sudah mulai ramai, terutama untuk kue kering. Ada yang beli untuk konsumsi sendiri, ada juga yang untuk hampers,” kata Siti, salah satu penjual kue di kawasan Bekasi Timur.
Meski terjadi peningkatan aktivitas belanja, sebagian warga tetap berupaya mengatur pengeluaran agar tidak berlebihan. Mereka memprioritaskan kebutuhan utama dan menyesuaikan dengan kondisi ekonomi.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja serta menjaga keamanan dan kenyamanan saat berada di tempat umum. Selain itu, warga diharapkan tetap waspada terhadap potensi kepadatan lalu lintas yang mulai meningkat di sejumlah ruas jalan.
Dengan meningkatnya aktivitas belanja ini, suasana Lebaran di Bekasi mulai terasa. Tradisi berburu baju baru dan kue khas Idul Fitri pun kembali menjadi bagian dari semarak menyambut hari raya yang dinanti-nanti. (Dani)









